Unik dan ‘Sekeco’, Dahsyatnya Bakmi Jowo Mbah Gito

0
118
Warung Bakmi Jowo Mbah Gito yang ramai dikunjungi [Foto: PF/Dewi Shinta]

POSFILM.COM –  Mayoritas masyarakat Indonesia penyukai mie atau bakmi. Sajian kuliner yang satu ini memang memiliki aneka rupa rasa. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas nama dan rasa tersendiri kuliner yang berbahan baku mie.

Ada satu tempat kuliner bakmi di Jogyakarta. Apa anda pernah mendengar Bakmi Jawa Mbah Gito? Tepatnya warung bakmi ini adanya di jalan ki Ageng Nis, Unggulharjo, Jogyakarta. Lokasinya memang dipelosok kota Jogya, dan terbilang sangat nyentrik karena dikelilingi ornamen kayu-kayu yang antik dan dipintu masuk ada patung yang menurut sumber itu adalah mba Gito.

Pantauan Dewi Shinta dari Posfilm.com dan porosjakarta.com, Kamis (21/9/2017). Selain keunikan tersebut ada lagi keunikan lainnya. Para pelayan Bakmi Jawa Mbah Gito yang berseliweran, semuanya memakai baju sorjan sangat unik. Tentu saja hal tersebut membuat nilai lebih bagi warung bakmi ini.

Tak heran pengunjung yang datang bukan hanya warga lokal, bannyak pula warga luar Jogya yang datang hanya untuk sepiring mie jawa yang hangat. Walau kebanyakan, para pelanggan harus menunggu lama, karena banyaknya yang datang ke warung mbah Gito. Tentang rasanya. Jangan ditanya, memang enak dan khas jawa.

Para Pelayan dengan baju khas Jawa di Warung Bakmi Jowo Mbah Gito [Foto: Dewi Shinta]
“Iya saya cukup lama antrinya. Tapi tidak apa-apa, karena penasaran dan ingin cicipin rasanya seperti apa bakmi jawa mbah Gito. Saya tahu dari teman-teman saya yang sudah pernah makan di sini,” ujar Ismet (53) warga Bekasi, yang datang bersama istri dan 4 orang anaknya.

 

Sedangkan Baskoro (49) warga Depok, Jawa Barat, yang datang bersama pimpinannya dalam rangka pekerjaan di Jogya menuturkan, “Tempat dan pelayannya memang nyentrik, hal pertama yang membuat kita penasaran ingin datang ke tempat ini (warung mbah Gito), lalu rasa makanannya juga memang enak khas jawa. Makkyuss…!”

Warung Bakmi Jawa Mbah Gito ini dibuka sejak 2008 oleh mbah Gito sendiri, dan tidak mempunyai cabang hanya ada di Jogja.

Bagi yang penasaran, silahkan mampir di warung mbah Gito apabila sedang di Jogjakarta, sebuah masakan lokal yang rasanya membuat kita selalu teringat akan sebuah kata…yaitu “sekeco” alias yummmy.  [PF/Dewi Shinta]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here