THE FABULOUS UDIN, Menertawakan setiap masalah

0
69

 

“Jika cinta itu agama, maka aku akan memelukmu seperti memeluk agama.

Tidak akan aku lepas hingga aku menua dan tiada.

Jika aku pindah ke lain cinta, maka aku pindah agama.

Takkan pernah ku ganti hingga aku meregang nyawa.

Demi Tuhan aku mencintaimu. Karena Tuhan… aku memilikimu.”  

(puisi cinta Udin menyatakan perasaannya kepada Suri)

 

POSFILM.COM – Film layar lebar yang bercerita dan dimainkan oleh anak anak atau remaja smp, bisalah dihitung dengan sebelah jari tangan saja jumlah produksinya dalam setahun. Padahal, mayoritas yang menonton film datang ke gedung bioskop, mereka inilah yang masih berusia belasan tahun.

Starvision selaku rumah produksi yang telah lama ada dan banyak menghasilkan film dan sinetron bermutu, adalah satu dari sekian banyak rumah produksi di Indonesia yang mau membuat film untuk kalangan usia anak-anak.

“The Fabulous Udin”, film terbaru garapan rumah produksi Star Vision, yang baru saja mulai menjalani  proses syuting, merupakan film yang mengangkat kisah pertemanan keseharian anak-anak, permasalahan yang timbul, dan diselesaikan dengan pemikiran mereka. Dengan latar belakang suasana –setting cerfita-  desa Cimanja, Sukabumi, Jawa Barat. Cerita kekinian anak remaja yang tak perlu harus mengeksplor keindahan negeri orang. Toh, modernisasi memang faktanya telah merasuk hingga ke desa-desa di Indonesia.

Wajah desa negeri ini, masih jauh lebih menarik dan memikat untuk disajikan dalam layar lebar. Lebih memiliki ikatan emosional dengan penonton Indonesia. Feel nya lebih dapat. Apakah semua ini terangkum dalam The Fabulous Udin ? Seperti apa film garapan sutradara Herdanius Larobu atau yang biasa disapa Capluk ini nanti tersajikan, membuat kita penasaran ingin segera melihatnya. Ada baiknya kita baca dulu sedikit tentang alur cerita The Fabulous Udin.

 

Parwez menyerahkan potongan tumpeng pada Bella dalam acara syukuran The Fabulous Udin, di Starvision, Jakarta, Jumat malam (11/3/2016)
Bpk. Parwez menyerahkan potongan tumpeng pada Bella dalam acara syukuran The Fabulous Udin, di Starvision, Jakarta, Jumat malam (11/3/2016) /fto Kanjes-pf

 

Plot Cerita

Pernahkah kamu merasa aman saat berada dekat sahabat? Pernahkah kamu merasa semua kesulitan tak ada artinya saat ia ada dan dekat? Dan pernahkah ketakutanmu tiba-tiba saja lenyap saat ia tersenyum dan mendekapmu erat-erat?

 

 The Fabulous Udin diadaptasi dari novel best seller karya Rons Imawan, naskah ceritanya ditulis oleh Cassandra Massardi. Udin (Ajil Ditto), tepatnya The Fabulous Udin, adalah seorang social genius dari desa Cimanja, Sukabumi Selatan. Anak kampung berwajah dan berkulit kota. Ciri khasnya, dia selalu mengenakan topi kemanapun dia pergi.

Udin, anak yang selalu mampu menyelesaikan masalah segenting apapun dengan mudah, bisa memecahkan masalah orang-orang disekitarnya dengan solusi yang out of the box, aneh bagi orang dewasa, namun tepat guna. Dengan permainan psikologi yang dibuatnya, dengan berbagai teka-teki yang sederhana namun dengan berjuta makna.  Hal ini membuat Udin menjadi idola di sekolah, apalagi di antara teman-temannya, Jeki (Difa Ryansyah), Ucup (Aldy Rialdy) dan Inong (Zulfa Maharani).

Udin baru mendapatkan “lawan” saat Suri (Bella Graceva), gadis Jakarta yang pindah ke sekolahnya Udin. Suri yang cerdas dan punya segudang prestasi, sepertinya galak, adalah seorang Miss Sayembara. Mengidap kanker otak, tapi tetap optimis, Suri bertekad ingin mewujudkan mimpi orang lain dengan secara rutin mengadakan sayembara. Gaya Suri yang lain daripada yang lain membuat Udin diam-diam jatuh cinta, walaupun sebenarnya Inong selama ini juga mencintai Udin.

Dengan bergabungnya Suri di dalam kelompok mereka, tim Udin semakin solid menyelesaikan persoalan yang mustinya sangat berat bagi anak-anak seusia mereka. Mulai dari kasus percobaan bunuh diri, guru yang melakukan tindakan bullying di sekolah, sampai ke gangguan mental, semua berhasil mereka tangani. Bagi Udin dan teman-temannya, hidup harus selalu dilihat dengan positif, tidak pernah menyerah pada keadaan, dan sukses harus dicapai dengan pembuktian.

Namun sepintar-pintarnya seorang Udin, ia tidak berdaya berhadapan dengan takdir Tuhan untuk Suri.

Apakah yang bisa dilakukan oleh seorang se-fabulous Udin, untuk Suri gadis yang sangat ia cintai? Seperti yang Udin selalu katakana, apakah kita sudah mentertawakan masalah hari ini?

film The Fabulous Udin . Baca novelnya aja seru banget, nyesel kalo nanti nggak nonton filmnya. Serius!

Film ini juga didukung oleh bintang-bintang top diantaranya, Lydia Kandau, Ussy Sulistiawati, Wawan Wanisar, Masayu Anastasia, Fandy Christian, Billy Budjanger.[]

“Sahabat bukan diciptakan untuk mencegahmu dari jatuh, melainkan membangunkanmu dari jatuh.” – (Fabulous Udin, )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here