Sutradarai ‘Gerbang Neraka’, Rizal Mantovani: Horor dan Fantasi Memilki Keterkaitan

0
20

POSFILM.COMRizal Mantovani, merupakan sutradara Indonesia yang karyanya banyak dikenal lewat video klip dan film layar lebar. Rizal pun dikenal sebagai salah satu sutradara Indonesia yang handal menyutradari film bergenre horor.

Pria berdarah Padang ini memang cukup banyak menyutradarai film-film horor. Salah satunya yang sukses dan baru saja tayang di bioskop adalah Jailangkung (2017). Dan kini film terbarunya yang siap tayang berjudul Gerbang Neraka bergenre horor adventure, dengan bintang utamanya Reza Rahadian dan Julie Estelle.

Gerbang Neraka diklaim berbeda dengan film sejenis lainnya. Rizal sang sutradara mengungkapkan alasannya menyutradarai Gerbang Neraka.

“Ini merupakan sebuah tantang dalam membuat film horor dengan pendekatan yang berbeda. Saya senang bisa membikinnya dengan nuansa fantasi, sesuatu yang sangat dekat dengan saya,” ujar Rizal Mantovani saat jumpa pers film Gerbang Neraka di XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Kakarta Selatan, Rabu (13/9/2017).

Rizal mengaku kesukaannya menggarap film horor bermula dari hobinya membaca buku komik fantasi.

“Dari kecil saya sudah suka banget sama komik DC atau Marvel yang memang bergenre fantasi. Jadi film yang saya buat itu memiliki genre fantasi seperti yang saya suka itu,” ujar Rizal Mantovani.

Bagi Rizal, genre fantasi dengan horor memiliki ketertaitan tersendiri. Ia mengibaratkan bahwa hantu yang ada dalam setiap film yang dibuatnya sama dengan monster yang selalu ada di komik-komik kesukaannya.

“Kalau saya berpikir bahwa membuat film horor itu sama seperti membuat film fantasi. Dan saya yakin penonton Indonesia itu kalau nonton film horor bukan lihat klenik, tapi mereka melihat sebuah fantasi,” papar Rizal.

Rizal pun memberikan penjelasannya tersebut dengan memberikan perumpamaan. “Kalau dibandingkan sama penonton luar negeri itu begini, disana ada alien, vampire, tapi apa mereka percaya? Kan tidak, karena mereka merasa seru aja, di dalam bisokop teriak-teriak dan mereka berspekulasi selama nonton, tapi setelah keluar bioskop mereka nggak percaya. Jadi saya yakin penonton kita juga seperti itu.”

Untuk mewujudkan ide-ide fantasi yang ada dalam dirinya, dan menghasilkan film yang menarik, Rizal pun menggunakan teknologi CGI (Computer Generated Imagery) yang akan membuat cerita film menjadi lebih hidup dan menarik.

Namun Rizal mengungkapkan, penggunaan teknologi CGI di dalam film terbarunya tersebut tak lebih dari 30 persen. Sebab sifat realistis dalam sebuah cerita harus tetap terjaga.

“Bagaimanapun dalam film Indonesia, CGI itu tetap sesuatu yang sifatnya mewah. Perlu orang, waktu dan biaya,” tandas Rizal.

Film Gerbang Neraka rencananya akan ditayangkan pada 20 September 2017.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here