“Surat Untukmu” Film Rasa Jawa Di Tengah Eforia Syuting Ke Amerika

0
10

 

POSFILM.COM – Dari basic story nya, sepertinya film “Surat Untukmu” menjanjikan sesuatu yang beda dibanding film-film nasional yang tengah tayang di bioskop-bioskop. Beberapa film nasional yang telah ataupun sedang tayang di bioskop sedang menikmati “eforia” syuting di luar negeri, dengan dalih tuntuntan cerita, dan bangga bisa mengexplore New York, ataupun kota lainnya di Amerika. Padahal sesungguhnya tidaklah mutlak banget harus syuting di Amerika atau kota-kota dunia lainnya.

Memang sebagian film yang syuting di Amerika diadaptasi dari karya sebuah novel yang telah lebih dulu beredar dan dikenal pembacanya. Sehingga tuntutan cerita di dalam novel, dibuat sedemikian rupa sama persis ketika di film kan. Tidak salah, hanya saja bila sutradara dan penulis naskah mau kreatif dikit berimprovisasi memasukan unsur-unsur budaya Indonesia, akan terlihat lebih elegan, dan nasionalis tetap terjaga utuh.

Semisal, gimana caranya dibuat pada moment tertentu wanita Indonesia berpakaian kebaya dan batik modern dengan sanggul modern. Atau kalau si pemeran adalah musisi, bisa toh dibuat memainkan lagu klasik dengan piano atau biola, lagu-lagu daerah Indonesia. Atau saat mengendari mobilnya atau mendengarkan lagu dari gadgetnya tetap mendengarkan lagu-lagu Indonesia. Hal lain juga mungkin bisa digambar kan, bagaimana kangennya dengan masakan Indonesia seperti gado-gado, nasi goreng, bakso atau soto.

Pertanyaan mendasarnya adalah, apakah kota-kota di negeri ini, Indonesia, kalah cantik, kalah menarik, tidak bagus untuk di explore dalam sebuah film layar lebar?

Film “Surat Untukmu”, akan menjawab tantangan itu, bagaimana sutradara dan kameraman mengexplore keindahan panorama Dieng, Wonosobo.

 

Saat jumpa pers di Mix Diner & Florist, Mampang,  Jakarta Selatan, Sabtu (19/12). - fto @SuratUntkmu
Saat jumpa pers di Mix Diner & Florist, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (19/12). – fto @SuratUntkmu

 

Ya, mudah-mudahan film “Surat Unntukmu”, Harris Nizam selaku sutradaranya mampu lebih mendalam menggali rasa Indonesia. Tidak sekedar dialek jawa, pakaian jawa, gedung atau arsitektur jawa. Tapi, melalui proses pencarian mendalami budaya jawa kekinian yang telah beralaborasi dengan budaya modern.

Ada nama Tio Pasukadewo, aktor senior yang sudah tidak lagi diragukan kemampuannya. Dialog dan ekspresinya dalam memerankan sebuah karakter begitu nyaman di dengar dan ditonton, juga gerak tubuhnya. Diharapkan acting Tio bisa memotivasi para pendukung lainnya yang masih muda-muda, termasuk Prilly Latuconsina yang mendapat peran utama sebagai Gendis.

 

ALUR CERITA :

 

Cerita “Surat Untukmu” memang terbilang sederhana. Namun yang sederhana seringkali menjadi menarik bila diracik dengan baik.

Menceritakan usaha seorang gadis remaja bernama Gendis (Prilly Latuconsina yang tinggal bersama ayahnya di Dieng, Wonosobo, yang mencoba menemukan ibu kandungnya di Jakarta, melalui surat-surat yang dikirimkan sebelumnya.

Danu, ayah Gendis, bekerja sebagai wayang orang di Candi Arjuna. Enam bulan setelah melahirkan Gendis, sang ibu, Murniasih, memilih meninggalkan rumah, dengan alasan untuk mengadu nasib, mencari peruntungan yang lebih menjanjikan ketimbang diam terus di desanya, di Dieng.

Hanya melalui surat-surat yang datang, yang dikirim ibunya, Gendis dapat merasakan kasih sayang seorang ibu, membayangkan sosok  ibunya. Namun, surat demi surat yang datang, selalu menunjukan alamat, lokasi yang berbeda-beda. Gendis pun mulai menyurati, membalas surat ibunya.

Lama kelamaan surat-surat Gendis tak berbalas. Gendis tak menyerah, tak putus asa untuk tetap mengirimi kembali balasan surat ke alamat yang sama di Jakarta. Namun, lama kelamaan, ketidak munculan surat ibunya, mengusik ketenangan Gendis, dan Jakarta menjadi obsesi Gendis. Dia mencari berbagai cara untuk dapat ke Jakarta, salah satunya dengan mengikuti acara Kemah Tahunan Murid Berprestasi Nusantara.

Akankah misi Gendis menemukan ibunya berhasil? Akankah Gendis kembali ke Dieng dengan Selamat? Atau keduanya dapat Gendis genggam peroleh, kembali dengan selamat ke Dieng bersama dengan ibunya tercinta.

Proses syuting film “Surat Untukmu” rencana akan dilakukan pada 20 Januari 2016 mendatang. Selain Prilly dan Tio Pakusadewo, “Surat Untukmu”, juga akan dibintangi oleh Arbani Yasiz, Ilham Sm*sh, Fandy Christian dan beberapa bintang muda lainnya.Buat Prillvers harap bersabar yah sampe filmnya selesai dibuat. []

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here