Sinetron Kolosal Saur Sepuh The Series Mengobati Kerinduan Pecinta Brama Kumbara, Siap Tayang di SCTV

POSFILM.COMSaur Sepuh telah dikenal sebagian masyarakat di tanah air sebagai sebuah film layar lebar. Saur Sepuh karya Niki Kosasih ini sesungguhnya berawal dari sandiwara radio pada tahun 1980-an. Mengambil latar belakang pada masa pemerintahan Hayam Wuruk pada Zaman Kerajaan Hindu Budha Majapahit, cerita ini mampu memukau jutaan pendengar radio. Setiap malam para pendengar radio menantikan serial berdurasi sekitar 30 menit ini diputar.

Meraih sukses sebagai sandiwara radio dan kemudian berlanjut sukses juga sebagai film layar lebar.  Kini Saur Sepuh cerita asli karya Niki Kosasih yang telah menjadi legenda tersebut akan pertama kalinya dibuat versi sinetron. Digarap kolosal oleh rumah produksi SinemArt, dan menampilkan bintang-bintang diantaranya Samuel Zylgwyn, Ochi Rosdiana, dan Cut Meyriska. Dengan judul Saur Sepuh The Series akan segera ditayangkan di SCTV, rencananya 14 Agustus 2017.

Samuel Zylgwyn, aktor kelahiran 22 Juli 1988 dipercaya menjadi pemeran utama Saur Sepuh The Series, Brama Kumbara, sang pendekar sakti. Alasannya mengapa bersedia terlibat dalam kisah legendaris tersebut, karena tertarik dengan jalan cerita film ini yang dinilainya tidak berlebihan seperti yang terjadi pada sinetron drama lainnya.

“Kenapa saya ambil tawaran, selain dari cerita, dialognya beda. Ceritanya alurnya jelas enggak mungkin dipeleset-pelesetin dan ya itu buat saya tertarik. Karena memang ada basic-nya,” ujar Samuel Zylgwyn seperti dilansir Liputan6.com saat syuting Saur Sepuh The Series di kawasan Cibubur, Kamis (3/7/2017).

Adapun pemeran lainnya yang turut tampil dalam sinetron Saur Sepuh ini diantaranya Sabina Katya, Juan Christian Benedict, Meriam Bellina, Fendy Pradana, Hikmal nasution, Adam Jordan, Aditya Herpavi, Adjie Pangestu, Anisa Aziza, Benny Ruswandi, dan Johan Morgan.

Saur Sepuh inti kisahnya bercerita tentang kerajaan Madangkara yang dipimpin oleh Brama Kumbara. Seorang raja yang dengan gagah berani memperjuangkan kemerdekaan negeri dan rakyatnya dari penjajahan Kuntala.

Mengambil latar belakang pada masa pemerintahan Hayam Wuruk pada Zaman Kerajaan Hindu Budha Majapahit.

Brama Kumbara memang memiliki darah keturunan raja. Ayahnya bernama Darmasalira, Ibunya bernama Gayatri yang memang keturunan dari trah keluarga kerajaan Madangkara. Kakeknya yang bernama Astagina pernah menjadi raja Madangkara. Kakek Astagina inilah yang menjadi guru Brama Kumbara dalam mempelajari berbagai ilmu kesaktian.

Brama Kumbara seorang pendekar yang menguasai berbagai ilmu kesaktian diantaranya ilmu ajian Tapak Saketi, ajian Bayu Bajra, ajian Serat Jiwa, dan ajian Lampah Lumpuh.

Setelah ayahnya meninggal, dibunuh oleh perampok, ibunya menikah lagi dengan Tumenggung Ardalepa, seorang bangsawan dan pejabat dari Kuntala. Dari pernikahan ini lahirlah Mantili. [PF/Pamela B]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *