Sandi Uno `Ramal` Benyamin Biang Kerok Tembus 5 Juta Penonton

0
158

 

POSFILM.COM –  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno sangat mengapresiasi film “Benyamin Biang Kerok” yang dibintangi Reza Rahardian. Selain menghibur, film produksi Falcon Pictures memiliki pesan moral tentang pelestarian budaya Betawi, tanah kelahiran sang legenda artis multitalenta Benyamin Sueb.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur yang akrab disapa Sandi Uno itu usai nonton bareng bersama pendukung film, keluarga besar almarhum Benyamin Sueb dan sejumlah awak media di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018) malam.

Saat menyaksikan film yang disutradarai Hanung Bramantyo itu Sandi Uno yang masih mengenakan seragam dinas itu duduk di kursi penonton barisan tengah diapit dua bintang muda, Delia Husein pemeran Aida dan Bella Barbie yang jadi robot di film itu.

Selain menghibur, menurut Sandi Uno, film yang mulai tayang di bioskop sejak Kamis (1/3/2018) ini memiliki pesan moral yang positif agar masyarakat mengenal dan melestarikan Budaya Betawi.

“Ternyata sosok Babe Benyamin yang legendaris itu digabungkan dengan teknokogi terkini juga masih menarik. Filmnya bgaus . Mudah-mudahan tembus 5 juta penonton juga seperti film Dilan,” ungkap Sandi Uno.

Menurut Sandi Uno, masyarakat harus menonton film ini karena selain menghargai budaya Betawi yang menjadi basis budaya ibukota ini, film ini juga bisa menjadi pengetahuan dasar budaya Betawi.

Harapan orang nomor dua di Jakarta itu sangat wajar karena sejak awal, film ini sudah menyajikan budaya dan kuliner Betawi.  Mulai dari tarian, lagu, pakaian hingga makanan yang sudah mulai jarang ditemui lagi.

Ada hal menarik dalam alur cerita ketika Meriam Bellina yang berperan sebagai  Enyak Mami, ibunya Pengki (Reza Rahadian) yang menyebut dirinya sebagai pebisnis bisa mempengaruhi kebijakan birokrasi yang sudah dibantu saat pilkada.

“Itu kritik dan saran yang konstruktif, mestinya sih nggak usah marah ya. Ini jadi pembenaran ya. Sehingga orang-orang terbaik tidak harus tersandera dengan biaya politik yang mencekik. Pesan yang disampaikan dalam film terkait biaya politik tinggi  sudah menjadi rahasia umum,” papar Sandi Uno yang mendukung film sebagai bentuk kegiatan  ekonomi kreatif. []

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here