Lembaga Sensor Film (LSF) Gelar Penghargaan dan Lomba

0
262

POSFILM.COMLembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia akan menggelar penghargaan “Anugerah LSF 2017”. Sebuah penghargaan yang digelar untuk meningkatkan kesadaran para pemilik film dalam mematuhi kewajiban kepemilikan STLS (Surat Tanda Lulus Sensor) sebelum materi film dan atau iklan film ditayangkan.

Dalam rangkaian acara “Anugerah LSF 2017”, LSF menggelar lomba bertema “Sensor Mandiri” yang terdiri dari Lomba Menulis Artikel, Lomba Membuat Poster dan Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat (ILM).

SENSOR MANDIRI

Selama ini LSF bertugas melakukan pengecekan terhadap sinema serta produk sejenis yang bakal tayang lewat media massa. Bila layak akan lulus sensor, begitu pun sebaliknya. Tapi, LSF kini meluncurkan program baru yang disebut Sensor Mandiri. Inti dari program tersebut, nantinya diperuntukkan sebagai ajang inisiatif masyarakat serta pelaku perfilman dalam memilih konten yang bakal tayang.

“Sensor Mandiri kami sosialisasikan pada orang-orang dan stakeholder. Kami undang lapisan masyarakat hingga keliling daerah,” kata anggota LSF, Imam Suhardjo, di Ruang Rapat Pleno Lt 7 Gedung Film Pesona Indonesia, Jl. MT. Haryono Kav 47-48, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017) siang.

Lebih lanjut, Imam menerangkan, bahwa Sensor Mandiri diharapkan dapat memicu kepedulian masyarakat terkait peruntukan usia pada film-film tertentu. Seperti yang diketahui, LSF membagi kategori dengan klasifikasi Semua Umur (SU), 13 Tahun ke Atas (13+), 17 Tahun ke Atas (17+), dan 21 Tahun ke Atas (21+). “Kalau masyarakat bisa menerima dengan baik, itulah keberhasilannya. Kami mengadakan beberapa kali diskusi dengan stakeholder. Respons dari berbagai kalangan sangat menggembirakan,” terang Imam.

Secara garis besar, program LSF ini membuka jalan yang luas bagi masyarakat dan lapisan lain dalam berkontribusi atas kelayakan film dan tayangan tertentu. “Selain meluncurkan Sensor Mandiri, LSF menggelar ajang penganugerahan bertajuk ‘Anugerah LSF 2017’,“ ungkapnya.

TINGKATKAN KESADARAN

“Anugerah LSF 2017” digelar untuk meningkatkan kesadaran para pemilik film dalam mematuhi kewajiban kepemilikan STLS (Surat Tanda Lulus Sensor) sebelum materi film dan atau iklan film ditayangkan, sebagaimana diamanatkan dalam UU Perfilman No. 33, Tahun 2009, Pasal 57, ayat (1): “Setiap film dan iklan film yang akan diedarkan dan/atau dipertunjukkan wajib memperoleh surat tanda lulus sensor”.

LSF periode 2015-2019, telah meluncurkan program “Sensor Mandiri”. Inti dari “Sensor Mandiri” adalah ajakan kepada para pemilik film untuk melakukan sensor mandiri dalam memproduksi film-filmya. Dalam arti, selalu memperhatikan rambu-rambu terkait kriteria penyensoran sebagaimana yang telah diamanatkan pada Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2014 Tentang Lembaga Sesor Film, terutama Pasal 30 sampai dengan Pasal 36.

“Sensor Mandiri” juga merupakan ajakan terhadap masyarakat penonton untuk memilah dan memilih film-film yang akan ditonton. Dalam arti, masyarakat penonton perlu memerhatikan peruntukan usia suatu film, sebelum menonton film tersebut.

Sebagaimana diamanatkan dalam UU Perfilman, LSF meloloskan film dan atau iklan film dengan klasifikasi usia penonton SU (Semua Umur), 13 Tahun Keatas, 17 Tahun Keatas, dan 21 Tahun Keatas.
Maka penghargaan “Anugerah LSF 2017” merupakan apresiasi bagi mereka yang secara sadar ikut mensukseskan “Sensor Mandiri”, yang tujuannya tentu saja untuk meningkatkan peran serta semua kalangan dalam mensukseskan sensor mandiri.

Ada tiga kategori film yang akan dipertimbangkan untuk mendapatkan “Anugerah LSF 2017”. Yakni film bioskop, film televisi (FTV), dan serial televisi. Film-film yang akan dinilai untuk mendapatkan “Anugerah LSF 2017” adalah film nasional yang telah dinyatakan lulus sensor sepanjang tahun 2016 s.d akhir bulan Agustus 2017.

Penilaian film dititikberatkan pada sisi penyensoran, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2014 Tentang Lembaga Sesor Film, dengan memperhatikan Kriteria Penyensoran seperti yang tertuang pada Bagian Kedua, Pasal 30 sampai dengan Pasal 36.

Selain itu, film yang akan dipilih untuk mendapatkan “Anugerah LSF 2017” adalah film yang lebih mengedepankan unsur edukasi dan atau kearifan lokal. Dari sisi penggarapannya, akan dinilai film-film yang pekerja kreatifnya lebih mengutamakan sumber daya manusia lokal. Adapun para penilai “Anugerah LSF 2017” terdiri dari Anggota LSF dan Tenaga Sensor LSF.

Lomba Menulis Artikel, Poster, dan Video ILM

Dalam rangkaian acara “Anugerah LSF 2017”, LSF menggelar lomba bertema “Sensor Mandiri” yang dapat diikuti oleh seluruh warga Indonesia dari berbagai usia dan latar belakang. Lomba-lomba tersebut  adalah:

  • Lomba Menulis Artikel “Sensor Mandiri”
  • Lomba Membuat Poster “Sensor Mandiri”
  • Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) “Sensor Mandiri”

Dari tema “Sensor Mandiri”, peserta dipersilahkan untuk memilih topik-topik yang berkaitan dengan tema “Sensor Mandiri”, seperti:

  1. Sensor Mandiri sineas dalam melahirkan sebuah karya film.
  2. Sensor mandiri orang tua dalam membimbing keluarganya untuk menonton film sesuai usia.
  3. Sensor mandiri guru dalam membimbing murid-muridnya untuk menonton film sesuai usia.
  4. Sensor mandiri anak-anak, remaja, atau dewasa dalam mengajak menumbuhkan kesadaran menonton film sesuai dengan katagori usianya.
  5. Atau topik lain yang berkaitan dengan sensor mandiri.

KETENTUAN UMUM LOMBA MENULIS ARTIKEL

  1. Peserta adalah masyarakat umum yang merupakan Warga Negara Indonesia.
  2. Peserta adalah individu, yang bukan merupakan karyawan Sekretariat/ Tenaga Sensor/ Anggota LSF.
  3. Artikel dibuat sesuai tema, yang merupakan karya terbaru dan belum pernah dilombakan atau dipublikasikan di media apapun.
  4. Panjang artikel 5000 sampai dengan 6000 karakter.
  5. Penilaian artikel meliputi ide, gagasan, gaya bahasa, kreativitas, dan kejelasan pesan yang disampaikan.
  6. Peserta bertanggungjawab atas orisinalitas artikel yang dilombakan, serta dibuktikan dengan surat pernyataan orisinalitas karya dan ditandatangani di atas materai.
  1. Artikel dapat dikirim melalui email: [email protected] dan pos atau jasa pengiriman lainnya, disertai potocopy identitas. Bagi yang mengirimkan melalui pos atau jasa pengiriman lainnya, naskah harap dicetak dalam kertas A4, font Times New Roman ukuran12, dan 1,5 spasi (disertai soft file). Alamat Pengiriman: Sekretariat Panitia Lomba “Sensor Mandiri”, Gedung Film, Lantai 6, Jl. M.T. Haryono Kav. 47-48, Jakarta Selatan, 12770.
  1. Panitia menerima pengiriman naskah artikel, sejak 7 Agustus 2017 sampai dengan 25 September 2017 (cap pos).
  2. Dewan Juri akan memilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan, yang terdiri dari: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
  • Juara 1 akan mendapatkan piagam danuangtunaiRp. 10.000.000,- *
  • Juara 2 akan mendapatkan piagam danuangtunaiRp. 7.500.000,-*
  • Juara 3 akan mendapatkan piagam danuangtunaiRp. 5.000.000,-*

         * Pajak ditanggung oleh pemenang

  1. Artikel terpilih akan dimuat di Majalah Sensor Film dan website LSF.
  2. Artikel-artikel yang tidak terpilih menjadi juara, tetapi dianggap layak untuk dipublikasikan, akan dimuat di Majalah Sensor Film, dan penulisnya akan mendapatkan honorarium sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KETENTUAN UMUM LOMBA POSTER

  1. Peserta adalah masyarakat umum Warga Negara Indonesia.
  2. Peserta adalah individu atau kelompok yang jumlahnya tidak dibatasi dan bukan merupakan karyawan Sekretariat/ Tenaga Sensor/ Anggota LSF.
  3. Poster dibuat sesuai tema, yang merupakan karya terbaru dan belum pernah dilombakan atau dipublikasikan.
  4. Penilaian poster meliputi kesesuaian gambar dan tema, kreativitas, dan ketajaman pesan yang disampaikan.
  5. Ukuran poster A3 disertai softcopy dalam format jpeg, dengan resolusi minimal 300 dpi.
  6. Gambar, foto, dan ilustrasi pada poster harus karya sendiri. Jika menggunakan karya orang lain, harus menyertakan izin tertulis dari pencipta.
  7. Peserta bertanggungjawab atas orisinalitas poster yang dilombakan, serta dibuktikan dengan surat pernyataan orisinalitas karya dan ditandatangani di atas materai.
  1. Pengiriman Poster dan softcopy (disertai potocopy identitas), melalui pos atau jasa pengiriman lainnya, yang dialamatkan ke: Sekretariat Panitia Lomba “Sensor Mandiri”, Gedung Film, Lantai 6, Jl. M.T. Haryono Kav. 47-48, Jakarta Selatan, 12770.
  1. Panitia menerima pengiriman poster, sejak 7 Agustus 2017 sampai dengan 25 September 2017 (cap pos).
  2. Hak cipta poster tetap milik peserta
  3. Poster terbaik akan ditayangkan di media cetak dan elektronik.
  4. Dewan Juri akan memilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan, yang terdiri dari: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
  • Juara 1 akan mendapatkan piagam danuangtunaiRp. 10.000.000,- *
  • Juara 2 akan mendapatkan piagam danuangtunaiRp. 7.500.000,-*
  • Juara 3 akan mendapatkan piagam danuangtunaiRp. 5.000.000,-*

      * Pajak ditanggung oleh pemenang

KETENTUAN UMUM LOMBA VIDEO IKLAN LAYANAN MASYARAKAT (ILM)

  1. Peserta masyarakat umum Warga Negara Indonesia.
  2. Peserta adalah individu atau kelompok yang jumlahnya tidak dibatasi dan bukan merupakan karyawan Sekretariat/ Tenaga Sensor/ Anggota LSF.
  3. Karya Video ILM dibuat sesuai topik, yang merupakan karya terbaru dan belum pernah dilombakan atau dipublikasikan.
  4. Penilaian ILM meliputi orisinalitas dan keunikan ide dan gagasan, mutu teknik dan artistik, dan tawaran pesan yang kuat.
  5. Durasi Video ILM 1 menit (60 detik).
  6. Alat rekam produksi PSA dapat menggunakan kamera jenis apapun.
  7. Konten PSA tidak mengandung unsur sara dan pornografi, serta memperhatikan kriteria penyensoran sebagaimana yang dipaparkan dalam Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2014 Tentang Lembaga Sensor Film.
  8. Peserta bertanggungjawab atas orisinalitas ILM yang dilombakan.
  9. Peserta mengirimkan materi ILM dalam DVD atau flashdisk, dengan format .MP4 dengan resolusi minimal HD 1280 X 720 pixel.
  10. Pengiriman materi ILM melalui pos atau jasa pengiriman lainnya, yang dialamatkan ke Sekretariat Panitia Lomba “Sensor Mandiri”, Gedung Film, Lantai 6, Jl. M.T. Haryono Kav. 47-48, Jakarta Selatan, 12770.
  1. Panitia menerima pengiriman materi PSA, sejak 7 agustus 2017 sampai dengan 25 September 2017 (cap pos).
  2. Hak cipta Video ILM tetap milik peserta.
  3. Video ILM terbaik akan ditayangkan di media elektronik.
  4. Dewan Juri akan memilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan, yang terdiri dari:
  • Juara 1 akan mendapatkan piagam dan uang tunaiRp. 10.000.000,- *
  • Juara 2 akan mendapatkan piagam dan uang tunaiRp. 7.500.000,-*
  • Juara 3 akan mendapatkan piagam dan uang tunaiRp. 5.000.000,-*

         * Pajak ditanggung oleh pemenang

Pengumuman dan Penyerahan Hadiah untuk seluruh kategori lomba, akan dilaksanakan pada acara puncak “Anugerah LSF 2017” yang akan berlangsung pada 28 Oktober 2017. Adapun tempat acara penyerahan “Anugerah LSF 2017”, akan diinformasikan secepatnya. [PF/Didang P. Sasmita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here