Konser Musik Batavia Fanfare – Tribute To Benyamin, Meriah dan Menghibur

0
33

POSFILM.COMBatavia Fanfare – Tribute To Benyamin Suaeb yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018) malam, berlangsung sukses, meriah dan menghibur undangan dan penonton yang hadir memenuhi hampir seluruh bangku yang tersedia.

elaran konser musik yang digagas oleh Steven Setiabudi Musa, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, diselenggarakan oleh Yayasan Gita Jaya Semesta   bekerjasama dengan Yayasan Perguruan Cikini, Jakarta,  dimulai pukul 19.00 WIB, menghadirkan lagu-lagu Betawi dan lagu-lagu Benyamin Suaeb, seperti, Kompor Meleduk, Nonton Bioskop, Hujan Gerimis, Jali-jali dan lain-lain.

Diantara undangan yang hadir, Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya, dalam sambutannya mengatakan pihaknya menyambut baik dan sangat mengapresiasi kepada Yayasan Gita Jaya Semesta dan Yayasan Perguruan Cikini yang mengangkat musik Betawi seperti gambang kromong dan karya-karya Benyamin Suaeb.

“Gambang Kromong yang  berkolaborasi dengan orkestra tersebut  memang jarang terjadi. Karena biasanya orkestra itu berkolaborasi dengan musik pop. Acara Ini memang luar biasa,“ ujar Gumilar disambut aplus penonton.

Gumilar menambahkan, musik tradisional Betawi saat ini sudah masuk tahap yang menghawatirkan. Musik tradisi yang jarang terlihat ditempat umum atau dibeberapa pertunjukkan lainnya. Hal ini menjadi tugas pemerintah untuk membina, mengembangkan dan melestarikan budaya Betawi. Pelestarian ini tentu butuh dukungan dari stakeholder. Dukungan dari para akademisi, pihak sekolah, perguruan tinggi.

“Sekali lagi selamat buat Yayasana Gita jaya Semesta dan Yayasan Perguruan Cikini yang bekerja keras hingga suksesnya konser ini. Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute to Benyamin Suaeb,“ pungkas Gumilar.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Komisi E dari PDI Perjuangan Steven Setiabudi Musa, memuji penonton yang antusias untuk datang menyaksikan secara langsung. “Penonton cukup banyak. Luar biasa, artinya masih cukup banyak yang cinta musik dan lagu Betawi serta lagu-lagu Benyamin di era modern saat ini,“ ujar Steven.

Sekali lagi, selaku fans Bang Bens, Steven sampaikan terima pada masyarakat yang menghadiri dan mensuport hingga sukses pegelaran konser ini. “Suksesnya acara ini juga berkat support dari berbagai pihak, elemen masyarakat terutama warga Betawi, serta para wartawan,” ujarnya pada para wartawan usai gelaran konser.

Tidak hanya mengingatkan kembali lagu-lagu Benyamin namun ini juga untuk mengembangkan dan melestarikan budaya Betawi sesuai peraturan daerah No 4 tahun 2015.

“Perda tersebut kita apresiasi. Mungkin anak-anak ini tidak kenal Bang Bens karena saat itu mereka belum lahir. Tapi, paling tidak menghargai karya seniman Betawi, Benyamin Suaeb,“ tuturnya.

“Pihaknya juga berharap pada dinas terkait untuk mendukung upaya pelestarian budaya Betawi. Ke depannya Konser musik ini dilakukan dengan berbagai cara. Yang jelas, legenda seniman Betawi Benyamin Suaeb bisa dikenang dan  budaya Betawi dilestarikan. Setiap tahun diadakan konser, “ pungkas Steven.

Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute To Benyamin Suaeb yang didukung oleh Yayasan Benyamin Suaeb dan Bens Radio serta Porosjakarta.com ini menampilkan Gambang Kromong serta Orkes Simfoni Perguruan “Cikini” (Percik). Mereka adalah para pelajar, alumni serta guru SMK Musik dan Lembaga Pendidikan Musik Percik. []

Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute To Benyamin, sukses digelar di Gedung kesenian Jakarta, 18 April 2018 (Foto: PJ/ Zaki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here