Ita Purnamasari : Satu Ita Tiga Cinta Tiga Dekade

0
33

POSFILM.COM – Menjejaki dunia musik selama tiga puluh tahun bukanlah waktu yang sebentar. Demikian juga dengan penyanyi yang dijuluki Lady Rocker berwajah imut, Ita Purnamasari. Lagu Penari Ular, Biarkan, Cintaku Padamu, dan Sanggupkah Aku? merupakan hits yang melekat pada penyanyi kelahiran Surabaya, 15Juli 1967, menjadi penanda Ita Purnamasari lekat menandai warna musik Indonesia hingga kini.

Ita, yang kini menjadi nyonya  Dwiki Dharmawan, musisi dengan reputasi internasional, akan menyelenggarakan konser di Balai Sarbini, Jakarta, 8 Desember mendatang. Sebelum konser itu, Ita ditemani Dwiki Dharmawan terlebih dulu merilis sebuah buku biografi lta Purnamasari bertajuk Satu lta 3 Cinta, Kamis (30/11) lalu, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

Di dalam buku biografi yang ditulis oleh wartawan Aprilia J. Munaf ini mengupas lebih dalam lagi mengenal sosok dirinya dalam karier di musik. Termasuk bagaimana impiannya dalam hidup, dan bagaimana pula dia berusaha meraihnya. Menariknya, buku itu ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, namun tetap memberi kesan yang sangat berarti bagi pembaca, khususnya bagi para penggemar Ita Purnamasari.

Ita Purnamasari dengan buku Biographynya “Satu Ita 3 Cinta”

Dalam buku setebal 180 halaman itu, Ita menuturkan pejalanan karir, cinta dan hidupnya. Tentang cinta dirinya dengan Dwiki Dharmawan mungkin menarik disimak. Karena sebelum Ita, sahabatnya Paramitha Rusady, adalah pacar Dwiki Dharmawan.

Ibu dari Muhammad Fernanda Dharmawan ini menyatakan sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya dalam berkarier selama ini.

“Tentunya ini merupakan bentuk rasa syukur saya atas apa yang sudah saya peroleh selama ini. Saya sangat berterima kasih kepada Mas Dwiki, orang yang telah banyak membimbing saya selama ini, dan memberikan cintanya kepada saya,” ungkap Ita, yang siang itu juga ditemani rocker Ikang Fawzi yang memberi komentar tentang Ita Purnamasari.

Sementara untuk konsernya nanti, selain mengusung nuansa nostalgia dari perjalanan karier musiknya, program yang digelar sebagai bagian dari “Dwiki Dharmawan Project” ini juga menghadirkan sejumlah musisi lintas generasi. Sebut saja akan tampil Ikang Fawzi, Yana Julio, Agus Wisman, Dewi Gita, hingga sosok-sosok muda berbakat era milenial seperti Berry Manoch ‘Saint Loco’, Hussein Alatas dan juga Ikmal Tobing.

Menariknya lagi, di konser itu nanti juga akan menghadirkan para penari latar yang kerap dijumpai mengiringi para penyanyi di era 80-90an, Studio 26 pimpinan Atiek Ganda pun akan tampil mengiringi Ita dan penyanyi Iainnya di beberapa lagu. Melalui tangan dingin Dwiki Dharmawan sebagai music director, lagu-lagu hits lta Purnamasari dan beberapa lagu dari group musik dunia akan menjadi Iagu-Iagu berkemasan baru yang bakal memperkaya konsep di konser 3 Dekade lta Purnamasari di Balai Sarbini nanti.

Melalui buku Ita ingin berbagi pengalaman hidup, karir, dan cinta. Dan, melalui konser artis yang tak tersentuh gosip murahan, ingin menghibur peminat lagu pop rock. Ita ingin mengingatkan kembali bahwa dirinya pernah ada dan hingga selalu hadir lewat nada dan karya.  [PJ /Didang P. Sasmita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here