Iqbaal Ramadhan Harus Naikan Berat Badan dan Tumbuhkan Kumis untuk Perankan Minke dalam Film ‘Bumi Manusia’

0
62

POSFILM.COMIqbaal Ramadhan setelah sukses memerankan sosok Dilan, karirnya melambung tinggi ibarat roket ke bulan. Pemilik nama lengkap Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan ini kembali harus membuktikan kemampuan aktingnya lewat film berjudul ‘Bumi Manusia’.

Iqbaal didapuk sebagai pemeran utama, memerankan tokoh bernama Minke dalam Film ‘Bumi Manusia’ yang diadaptasi dari novel sastra dengan judul yang sama, karya Pramoedya Ananta Toer.

Bagi Iqbaal memerankan karakter Minke merupakan tanggung jawab besar. Sebab karakter Minke kuat dan menantang.

Tidaklah mudah bagi Iqbaal Ramadhan untuk memerankan tokoh Minke. Dirinya mengungkapkan selain memiliki tantangan untuk mempelajari beberapa bahasa, menaikan berat badan, Ia juga harus berusaha keras menumbuhkan kumis.

“Banyak PR yang musti gua kerjakan. Di Bumi Manusia gua harus bisa bahasa Belanda dan Jawa. Sementara gua Sunda, itu tantangan buat gua,” ungkap Iqbaal.

“Gue harus belajar bahasa Belanda dan Jawa. Harus juga naikin berat badan, dan numbuhin kumis,” tambah Iqbaal.

Iqbaal mengaku harus menaikan berat badannya. “Berat badan gue sekarang 60, naikin 10 kilogram, bisa lah. Makan banyak. Dikasih batasan waktu 1.5 bulan.”

Iqbaal Ramadhan dan Mawar De Jongh, sebagai pemeran utama dalam film ‘Bumi Manusia’ karya sutradara Hanung Bramantyo, adaptasi dari novel sastra karya Pramoedya Ananta Toer.

Sukses memerankan Dilan, tidaklah membuat Iqbaal tinggi hati. Menurutnya, dipercaya memainkan peran utama pada film Bumi Manusia adaptasi sebuah karya sastra penulis besar, membuat bangga sekaligus membuat adrenalinnya bergejolak. Bahkan ia merasa gugup saat duduk di antara pemain lain yang terlibat di film tersebut, bersama sutradara dan tim produksinya.

Film ‘Bumi Manusia’ disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini ceritanya berlatar zaman kolonial Belanda, tahun 1908, tentang kisah romantis seorang pribumi bernama Minke yang jatuh cinta kepada Annelies (diperankan oleh Mawar De Jongh), anak blasteran seorang Belanda dengan nyai bernama Nyai Ontosoroh (diperankan oleh Ine Febriane).

Untuk memaksimal hasil film ini demi terwujudnya latar tahun 1908 sama seperti yang tertulis di dalam buku ‘Bumi Manusia’, sang sutradara, Hanung Bramantyo membangun sebuah studio besar di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, juga mendatangkan langsung beberapa pemain dari Belanda.

Seperti apa penampilan dan akting Iqbaal Ramadhan dalam film ‘Bumi Manusia’, para penggemarnya masih bersabar karena film ini masih menjalani proses syuting. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here