Hanung Bramantyo Tertantang Garap Film Sultan Agung Tahta, Perjuangan dan Cinta

0
8

POSFILM.COM –  Hanung Bramantyo yang sukses menggarap film biopic Kartini, didapuk sebagai sutradara Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta, dan ia merespon dengan bangga ajakan Mooryati Soedibyo selaku produser film tersebut.

Hanung menilai bahwa Sultan Agung merupakan sosok yang pernah ada di tanah Air, bukan legenda. Akan tetapi tidak banyak industri maupun sineas yang berminat mengangkatnya ke dalam karya film, sehingga dirinya tertarik membantu Mooryati Soedibyo untuk mewujudkan impiannya memfilmkan tokoh Sultan Agung.

”Sultan Agung mesti diperkenalkan kepada generasi muda. Karena anak saya yang remaja saja ditanya Sultan Agung, dia tahunya nama jalan. Begitu juga dengan istri saya, Zaskia Mecca, saya bilang mau membuat film ini, dia tanya siapa Sultan Agung,”cerita Hanung sambil tertawa kecil.

Hanung mengaku kaget saat ditawari mengerjakan film ini oleh produser. “Ibu Mooryati yang bukan orang film berniat membuat film yang bukan film horor, komedi, atau romance. Tapi film yang belum pernah disentuh oleh orang film sekalipun. Makanya saya tertarik,” jelas Hanung Bramantyo, Selasa (15/8/2017).

Hanung Bramantyo menuturkan persiapan penggarapan film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta segera dimulai. Agar mendapatkan cerita yang benar, Hanung pun menyebut dirinya akan melibatkan sejarawan untuk memahami seluk beluk Sultan Agung maupun Kerajaan Mataram. Selain itu dia juga masih dalam tahap pencarian pemeran lainnya.

Saat ini pemain film  Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta yang dipastikan terlibat yakni Aryo Bayu dan Anindya Kusuma Putri. Aryo Bayu bakal memerankan Sultan Agung dan Anindya Kusuma Putri sebagai Ratu Batang, permaisuri Sultan Agung.

Film Sultan Agung- Mooryati Soedibyo jadi produser-HL-PF-1
Jumpa pers Film Sultan Agung: Tahta-Perjuangan dan Cinta, Selasa (15/8/2017) [Foto: PF/Didang P Sasmita]

“Jujur, saya senang sekali main film ini karena film sejarah,” ujar Ario. Ketertarikan Ario ini tidak lepas dari sutradara yang akan menggarap film tersebut, yakni Hanung Bramantyo. Keduanya pernah bekerja bareng dalam film Soekarno: Indonesia Merdeka (2013). Saat ini, Ario masih menjalani proses reading bersama para pemain lainnya.

Awal pertemuan dengan Mooryati Soedibyo, Ario ditanya tentang asal usulnya, dan kemampuannya berbahasa Jawa. ”Saya berdarah Timur Tengah,Ayah Jawa Timur, Ibu Jawa Tengah. Kalau bahasa Jawa bahasa sehari hari bisa, tapi kalau untuk yang halus saya harus banyak belajar,” ungkap Aryo.

Sementara itu Anindya Kusuma Putri, yang juga Putri Indonesia 2015 ini merasa senang bisa beraksi di depan kamera. Bahkan tak menyangka, cewek yang akrab disapa Anin ini langsung dipercaya memainkan tokoh penting sebagai Permasuri Sultan Agung, Raja Mataram Pertama. [PF/Didang P. Sasmita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here