Film The Last Target Gelar Open Casting

0
205

POSFILM.COM – PT Ramasindo Citra Gemilang tengah menggarap film berjudul The Last Target.  Produser film bergenre drama eksyen yang berkisah tentang pengungkapan jaringan peredaran narkoba ini sedang melakukan open casting.

Film perdana produser Rahmadan SE ini akan meramu kisah kemanusiaan, kisah heroik dan fenomena kriminalitas terkait peredaran narkoba.

“Kami akan menggarap film ini dengan sangat serius. Rencananya, film ini akan ikut festival sebelum diputar di bioskop,” ujar owner PT Ramasindo Citra Gemilang ini.

Surya Lawu memberi arahan kepada peserta open casting film The Last Target.

Rahmadan yang sudah lama terlibat dalam proses pembuatan film, paham betul bagaimana membuat film yang baik dan diminati penonton. Menurutnya, banyak faktor penentu kualitas sebuah film, salah satunya pemilihan pemain.

Melalui rumah produksi Ramasindo Picture, Rahmadan merekrut sutradara kondang Surya Lawu untuk mencari talent yang akan terlibat dalam proses syuting film yang rencananya bisa menghabiskan biaya hingga Rp 5 miliar ini.

Selain menseleksi talent, Surya Lawu yang sukses menggarap sinetron striping Intan, Cahaya dan sederet judul lainnya ini juga dipercaya menggarap teaser The Last Target. “Setelah open casting, kami akan bikin teaser sebelum memulai produksi sekitar bulan Juni tahun ini,” ungkap Rahmadan.

Pilihan film bergenre drama eksyen dengan setting penumpasan peredaran narkoba sebagai  produk perdana bukan tanpa alasan. “Kebetulan saat ini drama eksyen sedang booming. Ini momentum,” ujar Rahmadan.

Selain itu, film The Last Target juga diharapkan bisa mengkampanyekan upaya pemberantasan peredaran narkoba yang sudah sangat mengkhawatirkan dan mengancam negara ini. “Film ini menjadi bentuk nasionalisme dan cinta tanah air kami. Mudah-mudahan pesan moral tentang bahaya narkoba bisa sampai ke masyarakat,” harapnya.

Rahmadan, Produser The Last Target pantau open casting.

Peredaran Narkoba

Film The Last Target yang penggarapannya banyak dilakukan di Jabotabek ini berkisah tentang persahabat 5 anak desa dengan kondisi social ekonomi dan karakter berbeda. Saat dewasa mereka merantau ke ibukota, menyisakan Joe yang memilih tetap tinggal di desa mengurus orang tuanya.

Hingga suatu ketika, Joe diajak seseorang mengelola rumah makan di Jakarta. Rupanya orang tersebut gembong peredaran narkoba. Bisnis rumah makan hanya kedok semata. Tanpa disadari, Joe sudah masuk dalam jaringan peredaran narkoba.

Saat kelima sahabat itu sudah mapan, mereka sempat reuni. Kimi, satu diantara mereka yang jadi intel polisi dapat perintah menangkap Joe. Dari situlah muncul beragam konflik dramatik yang melibatkan emosi serta kejadian-kejadian seru dalam proses penangkapan Joe.

Film The Last Target yang akan tayang akhir tahun ini juga menggambarkan bagaimana upaya tim khusus aparat keamanan menangkap mafia narkoba. Untuk mewujudkan cerita agar lebih tampak nyata, dalam proses syuting kan menggunakan property asli atribut tim khusus.[]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here