Film “Enak Tho Zamanku-Piye Kabare” Selesai Syuting

0
62
Acara syukuran film "Enak tho Zamanku" [Foto: Dudut Suhendra]

POSFILM.COM – Film Enak tho Zamanku-Piye Kabare yang disutradarai Akhlis Suryapati, hampir selesai menjalani proses akhir. Trailer dan Behind the Scene film tersebut dipertunjukkan pada acara Kumpul Syukur selesainya produksi Enak tho Zamanku-Piye Kabare, di Menara Sahid, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

“Ya, kami berkumpul setelah pekerjaan utama selesai,” kata QDemank Sonny Pudjisasono, produser dari Midessa Pictures yang memproduksi film ini.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar, sekarang kami mempersiapkan film ini untuk segera bisa dinikmati oleh masyarakat,” tambahnya.

QDemank Sonny berharap, film ini akan memberi pencerahan pada masyarakat dalam menyikapi kekuasaan, tanpa harus tendensius mengkultuskan zaman tertentu.  Judulnya Enak tho Zamanku, bukan Enak Zamanku Tho. Bisa dibedakan frasanya.

“Nah daripada bingung soal film Pengkhianatan G30S/PKI, maka film Enak tho Zamanku-Piye Kabare lebih jelas dan lugas nilai keberpihakannya pada moral. Tidak ada beban sejarah. Lha wong film fiksi.”

Film Enak tho Zamanku-Piye Kabare  bisa disebut  sebagai film multitafsir. Kemasannya sendiri mengusung genre drama, action dan komedi. Namun alur cerita, karakter para tokoh, serta adegan-adegan dan dialog-dialog dalam film ini, bisa cepat ditangkap sebagai simbol-simbol peristiwa yang memaparkan kondisi tertentu dari sebuah kondisi sosial-politik kekinian.

Mengenai judul film yang mengambil dari jargon yang dibuat oleh mayarakat mengambil setting jaman Presiden Soeharto, Akkhlis Suryapati, sutradara menyerahkannya kepada masyarakat. ”Terlepas dari asumsi masyarakat, saya buat film ini untuk menghibur saja,” ungkapnya.

Film Enak tho Zamanku-Piye Kabare dibintangi artis-artis muda seperti Ismi Melinda, Pandji Addiemas, Ratu Erina, Eko Xamba dan Ananda George. Mereka beradu akting dengan seniornya seperti Soultan Saldin, Dolly Marten, Yurike Prastika.

Film Enak tho Zamanku-Piye Kabare fokus ceritanya tentang Pinuntun (Dolly Marten) yang disingkirkan secara brutal oleh kawanan GatoLoco (Eko Xamba), dalam tragedi rebutan warisan keluarga berupa hotel, restoran dan klub hiburan.

Kesembuhan Pinuntun diharapkan banyak pihak, terutama oleh Mbah Mangun (Otig Pakis) yang punya kepiawaian menggoreng menu makanan pokok dengan aneka bumbu khas alami sebagai hidangan nasi goring enak bagi pelanggan, termasuk orang-orang Belanda yang punya tradisi napak tilas leluhurnya di Indonesia. [PF/Didang P. Sasmita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here