Film Arwah Tumbal Nyai, Tiga Diva dalam Tiga Cerita Horor Ngeri

ArwahTumbal Nyai (2018)_jumpa pers_foto Didang_HL-pf

POSFILM.COM – RA Pictures terus melaju dan berkembang menjadi perusahaan film yang terdepan.Dalam kurun satu tahun lebih, perusahaan film yang dipimpin oleh aktor Raffi Ahmad telah memproduksi enam judul film cerita dengan berbagai genre. Film Arwah Tumbal Nyai adalah film yang keenam yang dilahirkan RA Pictures.

Yang paling menarik dari film ‘Arwah Tumbal Nyai’ ini, dibuat trilogi masing-masing judul menampilkan diva dangdut Indonesia. Pada bulan September 2018 lalu, tayang ‘ArwahTumbal Nyai’ Part Arwah. Memasang Zazskia Gotik sebagai pemeran utama. Kedua ‘ArwahTumbal Nyai’ Part Nyai diperankan Ayu Ting Ting akan tayang 29 November mendatang, sedangkan bagian terakhir atau ketiga dipasang peran utama Dewi Persik dengan judul ‘ArwahTumbal Nyai’ Part Tumbal.

“Nama-nama mereka untuk mencapai penonton di Indonesia tengah dan timur cukup kuat, tapi bukan semata hanya itu, mereka juga bisa memberi warna baru. Buat Dewi Persik memang sudah lebih dulu di horor, tapi untuk Zaskia dan Ayu Ting Ting baru pertama kali tapi mereka memiliki potensi,” kata Raffi saat jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

Arwah bercerita soal Yani (ZaskiaGotik) yang bercita-cita jadi penari jaipong, seperti halnya ibu dan neneknya.Tapi sang nenek (Minati Atmanegara) tidak setuju. Pasalnya, setiap penari jaipong di desa tempat mereka tinggal selalu hilang misterius. Ibunda Yani (Nella Anne) pun turut menjadi penari jaipong yang lenyap.

Tiga Diva Dangdut, Dewi Persik, Zaskia Gotik dan Ayu Ting Ting, tampil dalam film Arwah Tumbal Nyai
Tiga Diva Dangdut, Dewi Persik, Zaskia Gotik dan Ayu Ting Ting, tampil dalam film Arwah Tumbal Nyai

Yani tak peduli larangan sang nenek. Dia nekat menemui Nyi Imas (Dewi Gita) yang merupakan penari jaipong di kampung mereka. Nyi Imas memberikan syarat pada Yani untuk memukul kendang di rumahnya jika ingin diajari menari jaipong. Meski pembantunya (Ingrid Widjanarko) telah mengingatkan pantangan soal memukul kendang, Yani tetap melakukannya. Setelah itu, Yani mulai mendapat teror dari arwah gentayangan.

Zaskia Gotik yang baru pertama main film sebenarnya tampil memikat. Kesan genit dan petakilan seperti saat tampil di program TV Pesbukers atau Bintang Pantura, berhasil dipendamnya. Ia konsisten menjadi Yani yang kalem. Tapi keanehan pada logika cerita, cukup mengganggu.

Arwah memiliki premis menarik, misteri hilangnya penari jaipong. Sayangnya, konflik film yang skenarionya digarap Aviv Elham ini tidak berkembang dengan baik. Setiap petunjuk dimunculkan, malah menimbulkan pertanyaan baru, seperti siapa yang membuat barang bukti dan mengapa bukti fisik harus disimpan? Adegan jumpscare yang ditampilkan sutradara Arie Aziz ini tidak ada yang baru. Malah di kebanyakan pemunculan setan, sudah tertebak. Padahal dari segi set, cukup bikin merinding. [PF/ Didang P. Sasmita]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *