Ferry Mursyidan Baldan : Film Chrisye, Kisah Penyanyi, Suami dan Ayah

0
18

POSFILM.COM– Cerita hidup dan cinta Chrisye difilmkan dengan judul yang juga sama: “Chrisye”. Penggambaran cukup lengkap mengenai sosok penyanyi yang dikenal oleh sahabatnya pribadi yang introvert, kehidupannya tidak seperti selebritas yang gaul. Chrisye serius dalam meniti karirnya di dunia musik, mulai dari anggota grup band kemudian menjadi penyanyi solo.

Bertemu, jatuh cinta, dan kemudian menikah dengan wanita berdarah Minangkabau, bernama Yanti Noor dalam film ini diperankan Velove Vexia. Beda agama tak mungkin bersatu. Akhirnya Chrisye menjadi muallaf.

Karir belum bagus berdampak pada penghasilan hidup sebagai suami, kepala rumah tangga yang belum memadai. Kegelisahan Chrisye sebagai ayah ketika anaknya lahir. Kebutuhan bertambah. Tidak hanya untuk makansuami dan istri, beli susu untuk anak sulungnya.

Perlahan namanya mulai dikena dan suaranya dikagumi, penghasilan cukup memenuhi kebutuhan hidup. Namun kerap bosan dan frustasi hinggap di batinnya. Bahkan Chrisye berniat ingin berhenti menjadi penyanyi.

Pernah dia merasa tidak berguna sebagai ayah. Kehilanganaktualisasi diri di depan anak-anaknya. Apalagi mendengar cerita dri anak-anaknya, nama ayahnya yang harum tidak seharum kehidupan keluarganya.

Kita mengagumi suara dan lagu-lagu yang dinyanyikan, tampil gemerlap di pentas. Di dalam kegiatan rumah tangga Chrisye, seorang suami dan ayah yang turut berperan.Mengganti popok anak dan membersihkan kamar mandi, bukan hal yang tabu dilakukan.

“Semuanya ada di film itu. Lengkap meski ya, kurang-kurang dikit karena keterbatasan durasi, sehingga tidak semua lagunya bisa kita dengar difilm itu,” ungkap sahabat Chrisye dan ketua paguyuban Komunitas Kangen Chrisye (K2C), Ferry Mursyidan Baldan, setelah nonton bareng bersama fans Chrisye di XXIMetropole, Jakarta Pusat, Sabtu 2 Desember,k emarin.

“Yang menarik dari film ini adalah berhasilnya menampilkan gambaran sosok Chrisye. Dia boleh seorang legenda, sebagai penyanyi dan musisi papan atas. Chrisye manusia biasa dalam kesehariannya; dia ngepel dan membersihkan kamar mandi. Nama besar kita di luar itu gak ada artinya kalau gak menyentuh batin anggota keluarga,” jelas Ferry.

Di mata Ferry, Vino G. Bastian berhasil memerankan sosok Chrisye. Awal-awal memang agak kurang pas, tetapi setelah melewati setengah film dan waktu sudah mengenakan kaca mata, Vino sudah menjadi Chrisye. Dari keseluruhan tayangan film tadi, menurut Ferry, kesan kehidupan musisi dan manusiawinya di situ sangat kuat.

”Rasa haru cukup terbangun sehingga penonton banyak yang nangis tadi.  Sebagai sutradara Rizal Mantovani berhasil mengeksplore cerita Chrisye ke dalam film ini,” tegas Ferry.

Harapan Ferry, semua penggemar Chrisye wajib nonton film ini. ”Alhamdulilah teman teman K2C di Bandung dan Surabaya sudah menunggu waktu diputarnya film ini,” pungkas Ferry.  [PF /Didang P.Sasmita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here