Artis –Artis Ibu Kota dan Walikota Bogor Peduli Anak Terhindar dari Penyalahgunaan Narkoba

0
1

POSFILM.COM – Pemerintah Indonesia semakin tegas dalam memerangi peredaran narkoba dan juga tegas menindak mereka yang terlibat dalam peyalahgunaan narkoba. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengapresiasi kegiatan seminar Penggiat Anti Narkoba yang digelar Yayasan Peduli Anak Indonesia atau PENA, BNN Republik Indonesia, dan Pemkot Bogor.

Dalam kata sambutannya, Walikota Bogor tersebut mengatakan penyalahgunaan narkoba di kota Bogor menduduki ranking kedua di Jawa Barat, setelah kota Bandung.

Narkoba yang semakin banyak ragamnya dan terkadang dikemas dalam bentuk makanan (permen) semakin rentan dikonsumsi oleh anak-anak usia sekolah.

”Saya mengapresiasi kegiatan ini, disebabkan saya juga banyak mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba. Dua teman saya ketika sekolah menengah dan mahasiswa mati akibat menggunakan obat terlarang ini,” ungkap Arya di depan para peserta seminar.

Acara seminar Penggiat Anti Narkoba yang diprakasai oleh Yayasan Peduli Anak Indonesia (PENA) ini dihadiri oleh sejumlah artis dan selebriti diantaranya Erna Santoso, yang juga Ketua Yayasan Peduli Anak Indonesia (PENA), Dewan Penasehat Yayasan Pena Indonesia Aty Maruto dan Sumarni Padil. Sementara itu artis-artis yang hadir diantaranya Ardina Rasti, Demian Dimatra, Natasha Dematra, Rama Rimba dan beberapa lainnya.

Artis – artis yang hadir selain menceritakan pergaulannya di kalangan artis yang mudah mendapatkan narkoba, juga membagikan tips cara mencegahnya agar tidak tergoda menggunakan barang haram tersebut.

”Saya mengalaminya, orang tua susah, keluarga juga kena imbas nama tidak baik, dan karir saya hancur,”ceruta Rama Rimba yang pernah terjerumus di lembah narkoba itu.

”Saya ingatkan jangan dicoba-coba narkoba tersebut,” tegas Rama.

Sementara itu Emma Suryaningtiyas dari Direktorat Peran Serta Masyarakat, BNN RI, mengatakan bahwa pemerintah melalui BNN tak hentinya agar anak-anak remaja dan anak muda jangan bermain di area narkoba.

erna-santoso-dan-bima-arya-foto-ddg-pf-2

”Karena kalau sudah kena sulit kembali menjadi normal. Sembuhnya lama itu pun kalau tidak tergoda lagi untuk menggunakan. Dan, itu kami alami di rumah rehabilitasi milik BNN,” ungkapnya sambil mengatakan harus berani tolak narkoba.

Generasi muda sebagai penerus bangsa memang harus dijaga dan dilindungi dari acaman bahaya narkoba. Berbagai upaya untuk memerangi bahaya narkoba termasuk melakukan berbagai seminar memang diperlukan bagi remaja, yang umumnya masih labil dan mudah dipengaruhi teman-teman dan lingungannya.[PF/Ddg]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here