Review, Untuk Angeline : Sederhana, Mudah Dicerna, Meski Sarat Makna

Poster-film-Untuk-Angeline

POSFILM.COM – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli, rumah produksi Citra Visual Sinema luncurkan film “Untuk Angeline”.

Film ini mencoba memvisualisasikan ke layar lebar soal kisah tragis gadis kecil asal Bali, Engeline yang harus meregang nyawa karena tak berdaya melawan penyiksaan ibu angkatnya sendiri.

Sinopsis

Adalah Samidah (Kinaryosih), ibu kandung dari bayi cantik bernama Angeline, yang karena keterbatasan ekonomi tak mampu membiayai persalinan anak tercintanya itu.

Sang suami, Santo (Teuku Rifnu Wikana) memutuskan untuk menyerahkan putri semata wayang mereka ke pasangan Terry (Roweina Umboh) dan John (Hans de Kraker).

Tak dinyana, cinta John lebih banyak dihujani pada Angeline. Sedangkan Kevin, anak tiri John, seringkali tak digubris olehnya. Bahkan tak sedikit uang asuransi yang diinvestasikan John bagi pendidikan Angeline, hal yang dilakukannya pada Kevin.

Marah dan tak terima, Kevin dan Terry terpaksa menyimpan dendam pada sosok Angeline kecil.

Plus Minus

Dari judulnya saja, film “Untuk Angeline” seperti sebuah ‘surat terbuka’ yang tak punya sisi menarik lagi untuk digali lebih dalam. Terlalu jelas apa yang ingin disampaikan, bahkan seperti apa akhir ceritanya, hanya dari tagline ‘berangkat dari kisah nyata’.

Kasus kematian Engeline yang di masanya sempat menyedot perhatian massa dan berhari-hari jadi bahasan media, membuat film ini seperti ‘ringkasan’ dua jam atas kasus yang menyeret seorang ibu tiri dan pembantunya ke balik jeruji besi.

Bagaimana cara film “Untuk Angeline” dikemas sama sekali tak membantu, sebatas menjual sisi humanis dengan pengadegan demi pengadegan yang melodramatis.

Film ini back to basics dengan cerita yang terlalu dikenal masyarakat luas. Bagaimana seorang ibu, Samidah yang tak sanggup membayar biaya persalinan, terpaksa membiarkan anaknya dibawa oleh pasangan kaya yang baru mengizinkannya bertemu sang putri ketika kelak genap berusia 18 tahun.

Konflik mengalir ketika Samidah harus hidup terpisah dari suami karena bekerja menafkahi keluarga di sebuah kota besar, sedangkan di satu sisi sang anak, Angeline, tampak gembira di bawah pengasuhan keluarga barunya.

Tak disangka, kebahagian sang anak hanyalah  bersifat sementara. Di balik tawanya kala itu, akan ada luka dan derai air mata yang siap menyambutnya.

Meski sedemikian gamblangnya film ini memparkan dirinya, nyatanya “Untuk Angeline” boleh dibilang sarat makna meski di balut adegan demi adegan yang banjir isak tangis.

Misalnya saja, soal feminisme yang diwakili oleh sosok Samidah, yang meski tak punya cukup harta, hidup terpisah dari orang tercinta dan kerap pipinya dilinangi air mata, nyatanya Samidah tetap kokoh tegap berdiri di atas kaki sendiri sebagai wanita mandiri.

Kemudian bagaimana kasih diwujudkan dam sosok kecil bernama Angeline juga patut diresapi. Luka fisik dan batin yang diterimanya, tak lantas membuat Angeline menjadi anak nakal dan urakan, namun justru penuh kasih dan hormat pada sang ibu angkat psikopat, hingga akhir hembusan nafasnya.

Memang masih ada beberapa bagian yang terasa kurang, seperti musik yang terlampau jarang, gerakan adegan per adegan yang terasa lamban, hingga durasi yang terlalu panjang untuk film yang blak-blakan terbaca akhir ceritanya.

Meski demikian, harus diakui, sebagai film yang dilabeli ‘drama keluarga’, “Untuk Angeline” sangat pas jadi tontonan segala usia yang ingin belajar soal ketegaran hati, kedewasaan dalam sosok yang dianggap kecil dan rapuh hingga cinta kasih tanpa batas.

Berkat keterampilan sutradara Jito Banyu bersama penulis naskah Laila Nurazizah, “Untuk Angeline” yang resmi rilis pada 21 Juli 2016 ini, sukses menyuguhkan makna inspiratif melalui pengadegan sederhana dan lakon para pemainnya yang tanpa cela.

Sehingga, boleh dikata film yang dilakoni Kinaryosih, Naomi Ivo, Roweina Umboh, Teuku Rifnu Wikana dan Hans de Kraker ini terasa ringan, mudah dipahami, meski kaya akan pesan berharganya.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *