Suka Duka Ge Pamungkas Berperan dalam ‘Aisyah Biarkan Kami Bersaudara’

Ge Pamungkas-Film Aisyah-2016-pf-01

POSFILM.COM – Berperan dalam film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, komedian tunggal Ge Pamungkas mengaku banyak menemui suka duka yang tak terlupakan.

“Kalau di Jakarta, semuanya serba tersedia dan mudah. Sedangkan di Atambua sana, semuanya terasa sulit didapatkan,” tutur Ge Pamungkas, kala ditemui usai konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta pada Senin (15/5/2016).

“Dukanya itu susah sekali mendapatkan air bersih. Jadinya susah kalau mau buang air besar,” ujarnya tersipu malu, saat ditanya suka duka dalam melakukan pengambilan gambar di daerah Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tak hanya itu, layanan listrik yang belum tersedia di dusun tersebut membuat sinyal menjadi barang yang langka untuk diakses. Hal ini menjadi masalah tersendiri bagi Ge.

Lebih lanjut, Ge menuturkan bahwa menahan rasa rindu pada sang kekasih hati sebab dipisahkan oleh jarak dan waktu kala melakukan pengambilan gambar di NTT, menjadi kendala lain yang harus dihadapinya.

Namun demikian, ada kenikmatan tersendiri yang Ge rasakan dalam proses penggarapan film terbarunya kali ini. Beradu peran dengan masyarakat asli NTT memberikan kesan mendalam baginya.

“Beradu peran dengan anak-anak NTT ini sangat menyenangkan. Apalagi didukung oleg kru dan pemain yang solid dan menyatu, sehingga proses penggarapannya terasa  cepat dan menghasilkan sebuah film yang bagus,” tutupnya.[]

 

 

Berita Terkait :

http://posfilm.com/aisyah-kami-bersaudara-pengabdian-guru-muslimah-di-tengah-masyarakat-katolik-atambua-ntt/

http://posfilm.com/perankan-guru-muslim-di-atambua-laudya-cynthia-bella-tuai-pelajaran-hidup/

http://posfilm.com/main-di-film-drama-arie-kriting-dilarang-bercanda/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *