Strategi Marketing Ciamik, Kiat Anggy Umbara Hasilkan Film Box Office

Anggy Umbara-foto Lopinta-pf-08 2016

POSFILM.COM – Kini, nama Anggy Umbara makin meroket saja di jagat perfilman tanah air. Sebab, empat dari enam buah film garapannya masuk dalam daftar box office (film laris). Lantas, bagaimana kiat sang sutradara menggapai kesuksesan tersebut?

“Film yang baik dengan marketing yang paripurna itu berarti soal bagaimana mendeliver film bagus tersebut agar bisa sukses di pasaran. Ha-ha-ha, agak aneh sutradara disuruh bicara strategi marketing. Tapi, memang empat dari enam film saya box office,” tutur Anggy Umbara, dalam acara Workshop Oneday Pusbang Perfilman Kemendikbud RI bersama Demi Film Indonesia, di Hotel Mercure, Cikini, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Menurut penuturan Anggy, marketing film justru harus dimulai sejak ide pembuatan film tersebut pertama terbersit di benak sang sineas.

“Marketing itu dimulai pada saat ide pertama kali keluar, langsung buat announcement, konferensi pers dan sebagainya. Justru salah kalau baru sounding setelah (proses pembuatan) filmnya kelar,” imbuh Anggy.

Ia pun mengisahkan proses awal ketika dirinya membuat film Comic 8, Comic 8 Casino Kings : Part 1 dan Comic 8 Casino Kings : Part 2 yang sukses memboyong tiga juta penonton dalam masa penanyangannya di layar bioskop.

“Pas bikin Comic 8, dari awal kami sudah building awareness melalui poster dan teaser, padahal filmnya saja belum dibuat. Saat itu, kami build awareness ke semua komika dan pecinta komedi secara general. Lalu, sebar poster tersebut ke media sosial yang segmented tapi massive, kayak sneak peak atau unofficial.”

Kemudian, Anggy menambahkan, hal terpenting dari membuat poster resmi yakni memiliki nilai stopping, stricking serta sticking power yang memiliki emotional attachment serta production value.

Setelah itu, promosi berlanjut dalam bentuk tv appereance, radio, kunjungan media, book signing, roadshow, penyelenggaraan event besar seperti nobar (nonton bareng), pemasangan poster di billboard dan stiker, merchandise, banner, standy, sponsporship barter promo, screening tv advertorial hingga gala premiere.

Baliho Wasrkop reborn-foto Lopinta-IMG_20160823_155909

Ia pun mengisahkan soal promosi film teranyarnya, Warkop DKI Reborn : Jangkrik Boss! part 1, “Itu kami sampai pasang stiker di Gedung Veteran RI di Semanggi. Untuk pasang stiker satu gedung itu saja, budgetnya habis dua milyar rupiah sendiri.”

Namun demikian, bagi Anggy ada satu media promosi film paling ampuh yang selalu berhasil dari waktu ke waktu.

“Yang paling pengaruh memang words mouth of mouth sih ya. Tapi ya itu tadi, empat hal utama untuk promosi yang baik saya terapkan dari ilmu marketing iklan televisi yang telah saya tekuni 15 tahun belakang ini.  Empat hal tersebut yakni membangun awareness, interest, desire serta action,” tutupnya.

Anggy sendiri baru memulai dunia penyutradaraan pada 2014 silam melalui film perdananya bertajuk Mama Cake yang hanya mengantongi 80 ribu penonton. Kemudian, pada 2015 ia menggarap Coboy Junior the Movie yang sukses merebut perhatian 683 ribu penonton.

Berlanjut pada Comic 8, Comic 8 Casino Kings : Part 1 serta Comic 8 Casino Kings : Part 2 pada tahun 2014 dan 2015 yang sukses kumpulkan tiga juta penonton. Meski demikian, pada tahun 2015 silam, sempat ada juga film 3 Alif Lam Mim karya Anggy yang hanya sanggup mengumpulkan 92 ribu penonton.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *