Saraf Terganggu, Eric Clapton: Saya tidak ingin berhenti pada satu titik yang dapat memalukan diri saya sendiri

POSFILM.COM, Jakarta – Eric Clapton, satu dari sedikit musisi dunia yang diberi julukan sebagai  “dewa gitar”, yang tidak cuma pandai memainkan instrument gitar, namun juga sekaligus penyanyi, pencipta lagu, dan komponis asal Inggris yang pernah memenangi Grammy Award.

Penggemar dan kritikus musik menyanjung pria kelahiran Ripley, Ingris ini sebagai gitaris terbesar sepanjang zamanmenempati urutan ke-4 dalam daftar Gitaris Terbesar Sepanjang Masa yang diumumkan majalah Rolling Stone.

Clapton pun oleh penggemar dan kritikus musik diberi julukan “slowhand”. Nama Clapton dicatat dalam sejarah musik sebagai pencetus aliran blues-rock (bersama John Mayall & the Bluesbreakers dan The Yardbirds) serta psychedelic rock (sewaktu bersama grup musik Cream).

Namun, belakangan dirinya mengaku kesulitan memainkan gitar, instrumen musik andalanya lantaran mengalami sakit saraf.

“Saya harus berusaha keras agar dapat bermain gitar. Saya harus menerima kenyataan bahwa usaha keras itu tidak akan meningkatkan kemampuan saya,” ujar sang pelantun lagu Tears in Heaven, dilansir NME.

Musisi kelahiran 30 Maret 9145ini mengatakan mengalami kerusakan saraf sejak 2013. Kerusakan saraf yang dinamakan neuropati perifer membuatnya  kesulitan menggerakkan anggota tubuhnya. Pada tahun yang sama, gangguan saraf yang dirasakannya baru sebatas permulaan. Bahkan Eric terpaksa menunda serangkaian tur konser, karena harus menjalani pengobatan intensif.

Semakin lama, sakit yang dirasakan Clapton bukannya menyurut, tapi malah menjalar ke bagian tubuh lain. Tahun lalu, ia harus melawan rasa sakit di bagian bawah punggung.

“Seperti itulah yang mereka sebut neuropati perifer. (Ketika) Anda merasa seperti ada sengatan listrik pada tubuh yang menjalar sampai ke kaki,” ungkap Clapton.

Meski begitu, Clapton tetap memiliki semangat bermusik. Ia ingin menjalankan apa yang ia suka walau pernah membatalkan konser dan terlihat seperti ingin pensiun.

Pada awal Juni, Clapton dikabarkan masuk dapur rekaman bersama The Rolling Stones. Sumber anonim menyatakan, Clapton hanya datang ke studio untuk menyapa Mick Jagger dkk. Pertemuan itu berakhir dengan jamming dan merekam dua lagu.

“Saya akan mengizinkan diri saya untuk melakukan rekaman di studio. Saya tidak ingin berhenti pada satu titik yang dapat memalukan diri saya sendiri,” kata Clapton.

Clapton memulai karier bermusiknya sejak 1962. Ia terkenal sebagai gitaris blues dan rock. Sampai saat ini ia sudah membuat 24 album. Terhitung  ia sudah mendapatkan 18 Grammy Awards dan Brit Awards untuk kontribusinya di ranah musik.

Sebagai salah seorang musisi paling sukses pada abad ke-20 dan abad ke-21, namanya diabadikan di museum Rock and Roll Hall of Fame sebanyak 3 kali (sebagai personel The Yardbirds, Cream, dan sewaktu berkarier solo). Selain itu, namanya juga masuk ke dalam daftar “100 Artis Terbesar Sepanjang Zaman” (The Immortals: 100 Greatest Artists of All Time) yang diumumkan majalah yang sama.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *