Review Surat Untukmu : Pencarian Ibu Lewat Teka-Teki Sarat Edukasi

Surat Untukmu-2016-PF-HL

POSFILM.COM – Rumah produksi Aletta Pictures baru saja merilis film teranyar mereka bertajuk Surat Untukmu. Film garapan Harris Nizam ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina dan Tio Pakusadewo.

Surat Untukmu merupakan film perdana Prilly dimana dirinya ditunjuk berperan sebagai tokoh utama. Sebab, dalam dua film sebelumnya, Prilly hanya bertindak sebagai cameo semata.

Sinopsis

Secara keseluruhan, Surat Untukmu berkisah tentang pencarian seorang gadis asal Dieng bernama Gendis Sri Rahayu (Prilly Latuconsina). Sebab, selama ini Gendis hanya hidup berdua bersama sang Bapak (Tio Pakusadewo) yang bekerja sebagai penari di Candi Arjuna.

Lantas, sosok ibu yang begitu didambakan Gendis hanya hadir dalam rupa lembaran demi lembaran surat yang dialamatkan pada Gendis. Hingga suatu ketika, surat ke 313 kiriman Gendis, tak pernah lagi dapat balasan dari sang Ibu.

Tak berputus asa, Gendis juga berusaha sepenuh hati untuk menemui sang Ibu berdasarkan alamat dari surat yang selama ini diterimanya. Gendis meyakini, sang Ibu tengah berada di ibukota Jakarta. Ia pun mengupayakan berbagai macam cara untuk ke Jakarta dan menemui ibunya.

Surat Untukmu-pf-08 2016Plus Minus

Surat Untukmu merupakan film drama keluarga yang sayang untuk dilewatkan. Sebab, dari segi plot dan konflik, film ini mencoba membawa penonton untuk ikut hanyut dalam petualangan Gendis dalam pencarian akan sosok ibunya di Jakarta.

Memang, kode yang harus dipecahkan oleh Gendis tak seberat kode ala film Hollywood Da Vinci Code besutan Ron Howard. Meski demikian, sebagai film dengan pangsa pasar keluarga, bagi kalangan remaja, film ini punya sensasi tersendiri kala penonton ‘dipaksa’ untuk ikut berpikir sekeras Gendis kala memecahkan sandi sang ibunda.

Kode dan petunjuk keberadaan ibu Gendis tersirat dan tersurat melalui hitungan jarak, asal-muasal pola batik, kerajaan di Indonesia, sandi ular, huruf sansekerta serta sekelumit kode penuh misteri dan teka-teki lainnya.

Sehingga, secara tak langsung, film ini membawa nilai edukasi yang tak terasa mendidik, karena semua dipoles halus dalam narasi dan adegan penuh petualangan ala Gendis, si gadis desa yang kaget dengan hiruk pikuk Jakarta.

Hal lain yang patut digarisbawahi, Surat Untukmu berhasil membawa Prilly Latuconsina keluar dari karakter centil, annoying dan agresif melalui sinetron andalannya bertajuk Ganteng-Ganteng Serigala. Di film ini, Prilly tampil berbeda dengan karakter gadis desa cerdas, penuh petualang, sopan, dan patuh pada orang tua. Meski sebagai remaja, larangan Bapak untuk pergi ke Jakarta,sempat tak digubris Gendis.

Kemudian, film ini juga membawa nilai sosial yang tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, adat dan tradisi Jawa Tengah masih digunakan sebagai bagian dari cerita, bukan tempelan atau pemandangan indah belaka. Hal ini tampak dari profesi Bapak Gendis yang merupakan wayang orang, bahasa Jawa fasih yang digunakan Gendis, serta Candi Arjuna yang jadi tempat Bapak bekerja,  punya porsi sebagai penguat kisah. Sehingga, tak hanya mendidik, Surat Untukmu juga mencoba mengenalkan tradisi dan budaya dengan cara yang kekinian dan tak membosankan.

Selain itu, sebagai tokoh miskin, Gendis digambarkan dekil dan kurang perawatan, bahkan jauh dari sentuhan teknologi di era yang serba modern ini. Satu hal yang patut diapresiasi. Sebab, surat demi surat yang diterima Gendis, akan jadi tak berarti, bila Gendis digambarkan kenal teknologi. Meski pada satu adegan, sempat kecolongan dengan GPS yang dikeluarkan oleh Gendis untuk mencari lokasi pasti tempat tinggal ibunya.

Bahkan, hal lain yang tak kalah mengejutkan, Surat Untukmu berani tampil dengan genre drama keluarga dan remaja tanpa membawa bumbu percintaan sama sekali. Mengingat sosok Gendis yang dibawakan Prilly serta karakter Gilang Chandra Abimanyu (Arbani Yasiz), yang walau digambarkan ada sebersit ketertarikan di antara dua remaja tersebut, namun kisah Gendis dan Gilang tak punya porsi lebih selain saling mendukung, membantu dan menguatkan satu sama lain. Suatu keputusan berani yang dilakukan sang sutradara Harriz Nizam.

Maka, secara keseluruhan film Surat Untukmu boleh dikata berhasil membawa pesan moral, nilai edukasi, sentuhan budaya serta panutan yang baik bagi generasi masa kini, khususnya kaum pemudi. Gendis merupakan cerminan pemudi ideal Indonesia yang penuh rasa ingin tahu, diimbangi kecerdasan yang mumpuni, sikap yang menjunjung tinggi budaya ketimuran dan tetap menjadikan orang tua sebagai sosok yang dituakan, meski di satu sisi juga bisa jadi teman yang menyenangkan.

Film Surat Untukmu sendiri resmi tayang di bioskop Indonesia pada 25 Agustus 2016. Tak hanya dibintangi Prilly dan Tio, film ini juga diramaikan oleh sederet artis papan atas seperti Gritte Agatha, Sheila Dara Aisha, Ronny Dozer, Hengky Solaiman, Rima Melati, Tetty Liz Indriati, Fandy Christian serta Pretty Asmara.[]

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *