Review Film SAW, Horor genre Gory yang Bikin Perut Anda Mual

SAW-sadis-posfilm-01

 

POSFILM.COM – SAW adalah seri film yang banyak menyajikan adegan sadis dan brutal diiringi tampilan darah di mana-mana. Film pertamanya dibesut oleh James Wan dan Leigh Whannel sebagai penulis naskah pada tahun 2004. Sejak itulah seri ini terus beranak pinak sampai pada seri ketujuh pada tahun 2010 yang diakui sebagai bagian terakhir. Meski begitu, cukup memungkinkan bila SAW, kembali hadir dalam peforma baru.

Film Saw sesungguhnya bukanlah film yang laris. Dari sisi pemasukan, keseluruhan film Saw yang sudah hadir sebanyak tujuh bagian itu sekitar 873 juta dolar, nilai yang cukup kecil untuk 7 film. Meski demikian, tidak menurunkan semangat Lionsgate untuk tetap akan mendistribusikan film tersebut.

Dari sisi cerita, Film Saw adalah salah satu film yang tidak memperdulikan apa maksud dan tujuannya. Jalan cerita yang terjadi pada film ini jadi terkesan tidak fokus, membingungkan, karena terkait dengan film sebelumnya. Jadi Ada baiknya Anda tonton dulu seri SAW sebelumnya. Film Saw hanya dipenuhi oleh pembantaian demi pembantaian yang dilakukan dengan keji dan mengerikan, hingga bikin perut mual dan bisa muntah.

Tetapi tetap saja yang namanya film pasti menghasilkan penilaian subjektif. Namun jika anda pecinta film mengerikan tanpa perduli kisah di dalamnya, maka film ini adalah salah satu pilihan yang tepat.

Film SAW termasuk film horror bergenre Gory atau Slasher yakni film-film yang bersimbah darah dalam arti penuh dengan adegan penyembelihan, penyayatan, mutilasi berdarah-darah. Dari film Gory (slasher yang pernah saya tonton) Film Hostel yang paling brutal

Ya, horror memang banyak bentuk dan penyebabnya. Tapi, saya juga setuju pendapat yang mengatakan horor yang terjadi bukan karena adanya hantu atau pengejaran-pengejaran yang dilakukan algojo terhadap korbannya. Melainkan darah yang muncrat itu sendiri.

Ya, darah yang muncrat dari tubuh-tubuh segar korbannya atau dari organ-organ tubuh manusia akibat kesadisan diluar batas, benar-benar menjijikkan, bahkan memuakkan. Dan saya sendiri dalam hal ini tidak merekomendasikan film-film jenis ini ditonton di gedung bioskop-bioskop, karena adegannya pasti akan bikin muntah ditempat duduk hingga Anda pasti akan dimarahi petugas (atau malah pingsan ditempat bagi Anda yang alergi dengan warna merah darah disertai potongan bagian tubuh manusia atau hewan).

SAW-adegan sadis-posfilm-04

Kisah SAW sendiri dimulai SAW 1, saat dua orang manusia tak saling kenal terjebak dalam sebuah ruangan dengan kondisi terantai dan ditengah-tengahnya ada sesosok mayat bersimbah darah. Adegan tersadisnya adalah adanya pemotongan kaki si korban demi membebaskan dirinya dari belenggu rantai. Dan yang paling mengejutkan adalah kenyataan bahwa aktor dibalik itu adalah si mayat, yang ternyata hanya pura-pura, bangkit diakhir film sekaligus mengunci ruangan tertutup itu.

SAW II dimulai dari pengenalan tokoh jigsaw yang ternyata adalah seorang penderita kanker akut, bernama John Kramer, yang bingung bagaimana menghabiskan sisa-sisa hidupnya. Jilid kedua ini bertambah sadis, walau jalan ceritanya masih asyik, terutama saat adegan pembakaran hidup-hidup, atau adegan saling slasher diantara para korban, dan adegan penghancuran kaki serupa pada jilid pertama.

SAW jilid ketiga, jalan cerita semakin tak menentu dan hanya semata-mata menjual kesadisan dan banjir darah. Sementara SAW jilid keempat adegan pembukanya saja sudah dipenuhi darah akibat pembukaan otak dan tubuh mayat tokoh John Kramer yang begitu transparan.

SAW jilid kelima hingga jilid ketujuh bisa anda banyangkan sendiri seperti apa kengerian, kejijikan yang bikin anda mual. Bersiaplah anda yang menyukai horror gory menyaksikan kengerian baru hadir di SAW 8 : Legacy.

Film terakhir film Saw 7 dirilis pada 29 Oktober 2010, berarti sudah 6 tahun berlalu dan film ini kembali digarap. Saat itu film ini diberi judul Saw: The Final Chapter atau Saw 3D: The Final Chapter. Entah mengapa, sudah diakhiri, namun kembali ingin dihadirkan kembali.

Saw 8 diperkirakan akan mulai syuting bulan September mendatang di Toronto, dan akan diproduseri kembali oleh Oren Kroules dan Dan Heffner.[]

 

SAW-trap-posfilm

 

SAW II making of The Needle Pit Scene

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *