PINKY PROMISE : Percaya Cinta, Mereka Tak Berhenti Hanya Karena Kanker

Pinky Promise-PF-08 2016-2

 

“Hidup lebih indah, saat kita tahu semua ada batasnya”

 Itulah sepenggal kalimat di awal saat kita menyaksikan teaser film Pinky Promise

POSFILM.COM – Film Pinky Promise garapan sutradara  untuk rumah produksi MP Pro akan ditayangkan di bioskop pada 13 Oktober 2016.

Berdasar kisah nyata para pejuang kanker,  film “Pinky Promise”, yang di sutradarai oleh Guntur Soeharjanto, sarat dengan muatan edukasi tentang menghargai dan memaknai hidup.

Film yang berkisah tentang rumah singgah bagi para pejuang kanker payudara dengan warna-warni persoalan hidup tiap tokohnya, baru saja meluncur kantrailer, poster dan Original Sound Track (OST). Afgan mengisi OST Pinky Promise lewat lagu Terus Berlari.

Pinky Promise dibintangi Chelsea Islan, Agni Pratistha, Dhea Seto, Ira Maya Sopha, Maudy Kusnaedi, Derby Romero, Gunawan, Ringgo Agus Rachman.

Berbeda dengan film kanker lainnya, ‘Pinky Promise’ bukan semata-mata menceritakan persahabatan. Namun Guntur ingin menunjukan bila  seorang wanita memiliki kehebatan untuk berjuang dari penyakit yang dideritanya.

“Film ini tidak sekedar bercerita persahabatan, melainkan (dari Pinky Promise) bisa dilihat kehebatan wanita. Mau menceritakan kehebatan wanita, mereka yang terkena kanker payudara.” ujar Guntur Soeharjanto pada peluncuran trailer dan poster film Pinky Promise di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016).

Guntur menambahkan, “Film ini merupakan potret sosial kehidupan nyata,  Semua artis yang ada disini mewakili kehidupan sosial saat ini. Mereka bertemu karena memiliki latar belakang yang sama penyakit kanker.”

Maudy Kusnaedy yang turut hadir pada acara tersebut mengutarakan, “Film ini dapat memberikan pengetahuan bagi penontonnya tentang kanker payudara, saya senang dapat terlibat dalam film ini. Penonton dapat melihat dan merasakan mereka para pejuang kanker (kanker payudara) tak pernah menyerah.”

Agni Pratistha dan Dhea Seto dalam Pinky Promise, bahkan benar-benar rela membotaki kepalanya.

Agni, Puteri Indonesia 2007 ini berperan sebagai Tika, seorang wanita karir yang berkecukupan secara ekonomi. “Saya sebagai Tika, wanita karir yang punya kehidupan enak. Namun, suatu saat kehidupan Tika berubah setelah dinyatakan menderita kanker”.

Untuk memerankan dan lebih menjiwai karakter ini, Agni bersedia kehilangan rambutnya. “Dengan dibotakin, karakternya lebih kuat. semakin realistis,” ungkapnya.

Sedangkan bagi Alexandra Gottardo yang sempat vakum cukup lama dari dunia layar lebar, dalam film ini berperan sebagai Baby, seorang wanita simpanan yang mengincar para pria kaya, namun ia juga menderita kanker.

“Aku datang ke Jakarta ingin mencari peruntungan istilahnya, tapi caranya salah, engan mendompleng atau ikut om-om yang sudah beristri, asal kaya ditempel hanya untuk mendapatkan uang dan kesenangan sendiri,” tutur Alex.

Ibu muda menemukan tantangan. Soalnya, selama ini Alex lebih banyak main FTV atau sinetron. “Tantangan iya tantangan. Tapi, untuk peran ini aku belajar dari lingkungan sekitar Jakarta,” jelasnya.

Tantangan dalam film ini, Alex dituntut melakukan observasi untuk perannya itu. Ia belajar dari lingkungan sekitar juga menonton film-film barat. Di samping itu tantangan lainnya yang juga cukup berat, dirinya juga harus mampu berbahasa Jawa.

Masih ada tokoh lainnya, Agus Ringgo yang berperan sebagai ayah berprofesi sebagai keamanan (security). Juga ada Gunawan yang memerankan karakter ayah yang masih berpikir ‘kuno’ tentang penyakit kanker.

Jangan berhenti,

percaya cinta, Jangan berlari dari cinta,

Kita jalan terus

  • Afgan- OST Pinky Promise

Sesuai dengan tag line judul film ini ‘setiap janji punya warnanya sendiri’ …. demikianlah karakter-karakter dalam film Pinky Promise yang mempunyai warna janji-janjinya. Mereka terus berjalan, tak berhenti hanya karena divonis menderita kanker.

Baca Juga :

 

OFFICIAL TEASER – PINKY PROMISE (2016)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *