Nobar ‘Missing You’, Penonton Terpuaskan dengan Horornya

missing-you-noba-xxi-gading-foto-merwyn-pf-hl

POSFILM.COM – Pecinta film horor Indonesia sebentar lagi dapat menyaksikan film horor terbaru Indonesia berjudul ‘Missing You’, yang akan dirilis pada 3 November 2016.

Film ‘Missing You’ yang digarap oleh rumah produksi Bidar Batavia Group dan Lorong Films ini disutradarai oleh Peppiona Cheppy dan menampilkan wajah-wajah baru sebagai bintang utamanya, diantaranya Dewi Octaviany, Claudia Inda Lamanna, Weni Panca.

POSFILM turut melihat langsung bagaiamana animo penonton pada saat menghadiri acara nobar (nonton bareng) film ‘Missing You’ yang diadakan bekerjasama dengan Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo), di Cinema XXI, Gading Mall, Selasa (18/10/2016), malam.

Teater 5, bioskop XXI Mall gading malam itu terisi penuh. Hadir ikut nonton diantaranya sang produser film Letsman Tendy, Peppiona (sutradara Missing You), para artis pemeran film Missing You termasuk Darti Manulang. Dismaping itu juga Nampak hadir Gion Prabowo (Ketua Pafindo), Kamel Marvin, artis-artis yang tergabung dalam Pafindo, juga rekan-rekan dari media.

Pada saat film ditayangkan, berbagai rekasi penonton mulai terdengar. Penonton tertawa saat adegan-adegan lucu, namun juga penonton terdengar sebagian penonton menjerit kaget, saat adegan horor. Bahkan beberapa penonton harus keluar duluan sebelum  filmnya usia.

Ketika ditanya kenapa keluar, mereka mengaku filmnya seram, bikin jatung berdegup kencang. Seperti yang dituturkan oleh Fauzi asala priok, yang ketika ditanya oleh POSFILM mengatakan,”seram… horornya memang seram… tapi ada beberapa adegan kekerasan.”

“Seram… filmnya memang seram…,” sambung istrinya Fauzi.

Memang unsur horor film ‘Missing You’ seram dan mengagetkan. Namun, ‘Missing You’ tidak sekedar film horor yang hanya membuat bulu kuduk penonton berdiri ketika menyaksikan film tersebut. Tetap ada pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

“Persepsi masyarakat tentang istri muda. Selama ini mungkin masyarakat beranggapan istri muda itu jahat. Film ‘Missing You’ berusaha meluruskan kesan itu. Tidak semua istri muda itu jahat,” ungkap Letsman.

Sesungguhnya tidak banyak adegan kekerasan, malah film ini dikemas dengan unsur komedi yang menarik.

Lain lagi pendapatnya Irene (35) Toni (34) warga Kelapa Gading yang juga turut menyaksikan film Missing You hingga usai, mengatakan, “Filmnya seram…. Kita jarang banget nonton film horor, ternyata seru juga nonton film horor, dan salut untuk perkembangan film horror nasional.”

Sedangkan Silvy (36) yang ikutan nobar bersama 4 orang temannya mengatakan, “ Film Missing You memang seram, horornya dapat, namun selain seram adanya juga lucunyu, jadi seru juga nonton Missing You.”

Film ‘Missing You’ kisahnya sederhana saja, bercerita tentang Libby (Claudia Indah) yang sering diganggu oleh hal-hal aneh sejak menempati rumah baru. Dia menuduh ibu tirinya, Karina (Dewi Octaviany) telah merobek foto ibu kandungnya.

Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Karina. Ia tetap sabar mengurus dan menyayangi Libby seperti anak kandungnya sendiri.

Suatu ketika Karina diganggu oleh makhluk halus yang menempati ‎rumah tersebut. Karina mencoba bicara dengan suaminya Sam (Santana Sartana) mengenai hal itu. Akan tetapi, Sam tidak percaya begitu saja.

missing-you-nobar-di-xxi-gading-foto-merwyn-pf-1
Foto bersama crew, artis, dan undangan usai nobar film Missing You, di XXI Gading Mall, Selasa (18/10/2016) / foto: Merwyn-PF

Cerita yang sederhana ini mampu dikemas dengan ‘apik’ dipadu dengan unsur komedi untuk mengurangi sedikit ketegangan.

“Filmnya memang bagus dan menarik.  Penyutradaarannya bagus, kameraman dan editing serta sound-nya juga tertata rapih. Akting pemainnya juga bagus, walaupun mereka termasuk pendatang baru,” ujar Gion Prabowo, saat ditanya oleh POSFILM usai menonton Missing You’

“Pokoknya cukup bikin jatung deg deg an… komedinya juga bagus tidak berkesa maksain,” tandas Gion, yang juga tengah mempersiapkan film terbarunya.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *