Natalie Cole Tutup Usia Saat Dunia Bersuka Menyambut Tahun Baru

Natalie Cole-Tutup Usia Des 2015-pf-2

POSFILM.COM, Los Angeles – Kabar duka dari dunia musik internasional mengawali tahun 2016 ini. Di saat seluruh umat di dunia ceria menyambut pergantian tahun, industri musik Hollywood justru dirundung kesedihan tatkala tersiar kabar penyanyi jazz dan blues terkemuka asal Amerika Serikat (AS), Natalie Cole meninggal dunia.

Pelantun ‘Unforgettable’ ini meninggal di usianya yang ke-65 tahun (February 6, 1950 – December 31, 2015), Kamis (31/12) malam waktu setempat, di Rumah Sakit (RS) Cedars-Sinai Los Angeles, AS, karena masalah kesehatan yang dideritanya selama ini, komplikasi penyakit dan serangan jantung.

“Dengan berat hati, kami mengumumkan kepergian Ibu dan kakak kami. Natalie telah berjuang melewati sakit, dan Ia bertahan dengan harga diri, kekuatan dan kehormatan,” ujar sang adik, Timolin dan Casey Cole serta anak, Robert Yancy. “Ibu dan kakak yang kami sayang, tentu akan kami rindukan dan berada di hati selamanya.”

Cole yang pernah tampil di event Java Jazz 2014 ini, sejak 2008, juga didiagnosa mengalami beberapa komplikasi, mulai dari transplantasi ginjal sampai hepatitis C.

Ia berjuang melewati penyakit hatinya selama bertahun-tahun dan menjalani transplantasi ginjal di tahun 2009 setelah terkena hepatitis, yang Ia salahkan akibat penggunaan obat-obatan.

Di tahun 2015, Cole harus membatalkan beberapa penampilannya, karena kesehatannya menurun. Cole tetap semangat hidup, berjuang dengan bantuan obat-obatan, hingga akhirnya menghembuskan napas terakhirnya karena serangan jantung.

Natalie Maria Cole terlahir dari musisi legendaris besar, almarhum Nat King Cole, pada 6 Februari 1950. Ia membuktikan diri mampu menjaga trah R&B dan jazz. Sembilan piala Grammy dia dapatkan sepanjang karier. Natalie Cole sudah mendapat Grammy sejak awal kehadirannya ke industri musik. Lewat debut albumnya pada 1975, bertajuk ‘This Will Be’ dia mendapat penghargaan Grammy kategori Best New Artist dan Best Female R&B Vocal Performance.

Kesuksesannya pun tak lepas dari kritik-kritik, membandingkan Cole dengan Diana Ross dan Aretha Franklin. Tapi justru karirnya malah timbul tenggelam pada 1980-an dimana saat itu ia menjadi pecandu heroin.

Cole mencoba bangkit kembali, dan karirnya meningkat ke level superstar pada 1991 saat ia merilis ‘Unforgettable…With Love’. Album yang berisi lagu-lagu terkait dengan ayahnya, penyanyi pop yang terkenal pada era 1940-1950-an. Sang ayah tutup usia sebelum Cole memulai karirnya sebagai penyanyi solo.

Kematian adalah bagian proses hidup yang tak seorangpun dapat menolaknya. Tinggalah kenangan baik suka dan duka melekat pada orang-orang terdekat maupun fans nya. Kepergian Natalie Cole untuk selama-lamanya menimbulkan kesedihan mendalam bagi para sahabatnya seperti Mariah Carey dan Suzanne Somers. Mereka menyampaikan rasa kehilangan pasca meninggalnya Natalie, yang dituliskan lewat akun instagram masing-masing.

Natalie Cole-Mariah Carey-pf

Mariah Carey mengunggah foto Natalie Cole tengah mendekap wajahnya erat dengan kedua tangannya. Pelantun We Belong Together itu mengaku sangat terpukul atas kepergian Natalie.

“Benar-benar merasa hancur mendengar kabar tentang meninggalnya Natalie Cole yang cantik dan berbakat. Aku menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga dan semua orang yang mengenalnya,” tulisnya di keterangan foto.

Penyanyi sekaligus aktris Suzanne Somers juga mengungkapkan hal yang sama. Ia masih tidak percaya bahwa Natalie telah tiada karena ia sempat yakin sahabatnya itu akan sembuh.

“Meskipun aku tahu dia telah berjuang melawan sakitnya selama bertahun-tahun, aku merasa dia akan berhasil,” tulisnya.

Ya, pada 31 Desember 2015, saat dunia bersuka menyambut tahun baru, saat itupula dunia kehilangan Natalie Cole, meninggal di usia 65 tahun akibat gagal jantung.[Berbagai Sumber/Wyn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *