Musyawarah PARFI 1956, Marcela Zalianty Terpilih Jadi ketua Umum

marcella-zalianty-hl-pf-1

“Saya menghormati nilai historis, makanya mau berada di sini. Tidak mau jadi generasi yang hanya bisa protes, komplain untuk lakukan sebuah perubahan,” (Marcella Zalianti, Ketum Parfi 1956)

POSFILM.COM – PARFI 1956 adalah sebuah gerakan penyelamatan Parfi yang ingin mengembalikan wadah para artis film ini ke rohnya semula saat pertama kali terbentuk. Mengembalikan marwah organisasi PARFI ke masa pembentukannya, yakni pada 1956.

Awal terbentuknya PARFI 1956 ini bermula dari sebagian anggota Parfi yang kecewa dengan PARFI di era pemimpinan Aa Gatot Brajamusti.

PARFI 1956 dipelopori oleh beberapa artis senior keanggotaanya semakin bertambah, bahkan terus bertambah seiring dengan kasus yang menimpa Aa Gatot Brajamusti tertangkap mengonsumsi obat-obatan terlarang tak lama usai pelantikan dirinya menjadi ketua Persatuan Artis Film Indonesia atau PARFI di Lombok, akhir Agustus lalu.

Walaupun pengurus PARFI telah menetapkan Andreanus Dedy Dermawan (Andreanus da Silva) sebagai Ketua Umum menggantikan Aa Gatot Brajamusti Ketum PARFI hasil kongres Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) ke-15 di Lombok pada 28 Agustus 2016 lalu.

Namun, tak mau masa depan PARFI terancam, PARFI 1956 memilih Marcella Zalianty sebagai Ketua Umum, setelah dilakukan musyawarah secara kekeluargaan. Walaupun tahu harus menanggung beban berat, Marcella menegaskan yakin mampu memegang teguh amanat yang dipercayakan padanya.

“Mungkin ini jadi tanggung jawab terberat saya. Tapi dengan dukungan para artis senior, saya insya Allah optimis,” ujar Marcella, usai musyawarah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (1/10).

“Saya menghormati nilai historis, makanya mau berada di sini. Tidak mau jadi generasi yang hanya bisa protes, komplain untuk lakukan sebuah perubahan,” lanjut Marcella.

marcella-zalianty-ketum-parfi-1956-1
Marcella Zalianty terpilih menjadi Ketua Umum PARFI 1956, dalam musyawarah kekelurgaan di Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (1/10)/Ist

 

Istri pembalap Ananda Mikola mengaku bersyukur artis-artis senior maupun senior hadir dan bersatu memberikan dukungan. Marcella juga berterima kasih kandidat ketua lain, aktor senior Ray Sahetapy, berbesar hati atas hasil musyawarah tersebut.

“Beliau dengan legawa dan jiwa yang besar mengakomodasi seluruh pendapat yang berkembang untuk dorong yang muda,” ucap Marcella.

“Namun, beliau tetap akan membantu dan membimbing Parfi 56 kembali menjadi wadah dan rumah artis film, serta berperan penting dalam kemajuan film nasional,” sambung Marcella.

Terpilihnya ibu satu anak ini sebagai Ketua Umum PARFI 1956 mendapat dukungan penuh, sang ibunda dan tentu saja suami, Ananda Mikola.

“Mama dan suami alhamdulillah ngizinin,” kata Marcella.

Dirinya yakin dengan doa dan kerjasama banyak pihak, apa yang ingin dicapai ke depan bisa terlaksana. “Keputusan ini (jadi Ketua Umum PARFI) diambil secara musyawarah. Jadi tinggal menjalankan tugas aja dan mudah-mudahan saya bisa dapatkan tim yang sama-sama mau berikan manfaat dan tujuan yang jelas,” tandasnya.[]

Baca Juga : Jelang Konggres, Kembali ke PARFI 1956 dan Tolak Konggres di Lombok

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *