Monty Tiwa : “Potret Doa, Darah, Keringat Kota Jakarta”

POSFILM.COM – Sutradara Monty Tiwa berusaha memotret kehidupan kota Jakarta melalui film teranyarnya bertajuk Aku Ingin Ibu Pulang. Uniknya, Monty memilih mengambil sudut yang berbeda kala bicara soal Jakarta dibandingkan dengan film-film serupa.

“Film ini bukan jualan soal pemandangan indah apalagi hura-hura Jakarta. Aku Ingin Ibu Pulang justru memotret kota Jakarta dari segi kotor, darah, doa dan keringat di kota Jakarta. Hal-hal yang sering kita jumpai kala bicara Jakarta, saat kita mencari duit di sini,” tutur Monty Tiwa, dalam konferensi pers peluncuran film tersebut, di Epicentrum XXI, Jakarta, beberapa waktu silam.

“Menghadirkan kerasnya Jakarta, kenapa tidak? Dan itu memang harus ekstrim. Seenggaknya, ini bicara soal kerasnya Jakarta dan susahnya cari makan di sini,” imbuh Monty.

Monty menambahkan, berangkat dari potret yang ingin divisualisasikannya ke dalam Aku Ingin Ibu Pulang, maka proses pengambilan gambar film ini pun dilakukan di daerah perkampungan Jakarta, mulai dari daerah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat hingga Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Film Aku Ingin Ibu Pulang sendiri berkisah soal anak bernama Jempol Budiman yang tinggal di sudut kumuh kota Jakarta. Ia hidup bersama bapaknya yang hanya kuli bangunan dan ibunya yang bekerja sebagai pegawai toko obat herbal.

Kehidupan yang serba minim dijalani Jempol. Hingga suatu ketika, kecelakaan menimpa bapak Jempol. Keadaan diperparah ketika bapak dan ibu Jempol bertengkar hebat. Sang ibu pun meninggalkan rumah dengan keadaan yang sangat sulit dirasakan oleh Jempol. Jempol harus bekerja, sekolah dan mengurus bapaknya juga.

Aku Ingin Pulang merupakan film drama keluarga yang dibintangi oleh Nirina Zubir, Teuku Rifnu Wikana, Jefan Nathanio, Nova Eliza, Mario Irwinsyah, Desta serta Andy F. Noya. Film produksi Maxima Pictures bersama SRN Production ini resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 1 September 2016 mendatang.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *