LASJKAR DI TAPAL BATAS Kemarahan Tidjan Dan Lasjkar Rakyat Bogor Melawan NICA Belanda

Lasjkar Di Tapal Batas-1pf-1

 

POSFILM.COM – Saat ini perfilman Indonesia kembali mengalami masa kejayaan. Hampir tiap minggu selalu saja ada film nasional yang tanyang di bioskop-bioskop. Sepanjang tahun 2015 lalu tercatat 117 film nasional yang telah diproduksi, baik yang telah rilis atupun yang masih akan rilis. Namun dari jumlah tersebut hanya dalam hitungan sebelah jari tangan saja terdapat film-film yang mengangkat tema drama perjuagan bangsa Indonesia.

 Film “Jendral Soedirman”, “Guru Bangsa Tjokroaminto”, adalah film produksi tahun 2015 yang mengangkat kisah nyata sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sesungguhnya masih ada satu film lagi yakni “LASJKAR DI TAPAL BATAS”

 Film “Lasjkar Di Tapal Batas”, garapan rumah produksi Bidar Batavia Group mengangkat kisah nyata perjuangan rakyat Bogor, melalui tokoh Tidjan bersama 3 sahabatnya yang tergabung dalam  Lasjkar Rakjat melawan NICA Belanda.

Menurut Letsman Tendy, Executive Poduser Bidar Batavia Group, film perjuangan berlatar belakang sejarah tidak mudah untuk dapat diterima oleh masyarakat penyuka film Indonesia. Salah satu sebabnya masyarakat Indonesia yang masih lebih memilih menonton film-film komedi atau drama, juga film-film  Hollywood. Untuk itu, Ia memasang target realitas sebanyak 200ribu penonton yang menyaksikan “Lasjkar Di Tapal Batas” di bioksop.

 

Letsman Tendy-Executive Produser Bidar Batavia-fto Merwyn-pf
Letsman Tendy, Executive Produser Bidar Batavia Group, saat wawancara dengan posfilm, Jumat (29/1/2016) /Fto: Wyn GoLand/pf

 

“Saya membuat film berdasarkan ‘mood’. Cukup 50 persen mood saya menyukai proposal yang diajukan, maka sayapun akan memproduksinya,” ungkap Letsman, saat ditemui di coffee shop di salah satu mall di kawasan Jakarta Barat, Jumat (29/1/2016)

“Saya memproduksi film tidak ingin terpengaruh oleh film-film yang sedang laris, semisal film komedi yang saat ini sedang laris,” lanjutnya yang berkecimpung di perfilman selain bisnis juga karena hobby.

 Ya, kita patut acungi jempol keberanian Letsman untuk membuat film drama sejarah perjuangan bangsa Indonesia, di tengah maraknya sinetron-sinetron dan film-film drama bertaburkan bintang remaja.

“Rasa nasionalime dan juga ingin menyampaikan fakta sejarah bahwa di wilayah Bogor pun pernah terjadi perjuangan melawan Belanda. Bogor pun memiliki seorang pejuang pemberani bernama Tidjan, pejuang yang terlupakan, yang sebagian besar warga pun mungkin belum pernah mendengar nama dan kisahnya,” papar Lestman tentang alasannya membuat film“Lasjkar Di Tapal Batas”.

 

SINOPSIS

 

Lasjkar Di Tapal Batas-poster

Film “Lasjkar Di Tapal Batas” arahan sutradara Bayu Prayogo ini berkisah pada Eforia kemerdekaan tahun 1945 membuat rakyat Bogor marah ketika BELANDA kembali ingin menjajah INDONESIA. Banyak rakyat Bogor yang sukarela menjadi pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan negeri ini, dengan membentuk kelompok-kelompok kecil yang akhirnya disebut “Lasjkar Rakjat” (sipil bersenjata ).

Salah-satunya adalah “TIDJAN” pemuda yang lahir tahun 1930 turut prihatin dan membenci Belanda, ditambah dengan kejadian Rawagede (Karawang) pada akhir tahun 1947, dimana 400 lebih rakyat jelata dibantai oleh Belanda.

TIDJAN marah! Dia pun ikut bergabung dengan Lasjkar Rakjat bersama ketiga sahabat karibnya sejak kecil (ENIM, ANAU, RAIS). Mereka bergabung dengan Lasjkar Rakjat yang dipimpin oleh DJULU. Aksi-aksi mereka sangat merugikan pihak Belanda.

Disisi lain, TIDJAN  merasa dilema karena orangtuanya dan kekasihnya yang bernama NONON tidak mendukung kalau dia harus ikut bertempur.

Kisah ini dipadu pula dengan kehidupan zaman sekarang, dimana ada pemuda bernama “AKBAR” yang juga mempunyai sifat yang sama dengan TIDJAN (setia kawan, pemberani, dan jago beladiri) namun sayang dia suka berkelahi (tawuran). Suatu hari AKBAR bertemu dengan NONON TUA yang banyak memberinya nasihat, AKBAR  sadar dan ingin menjadi orang yang berguna untuk bangsa seperti almarhum TIDJAN.

Film “Lasjkar Di Tapal Batas” dibintangi oleh Gorz Kurniawan, Pong Hardjatmo, Yati Surachman, Wita KDI, Tere Gunawan, Sonia Selvans. Menurut rencana film ini akan rilis pada Maret 2016. Seperti apa keberanian Tidjan dan Lasjkar Rakyat Bogor, kita saksikan saja saat diputar di bioskop.[]

 

Baca juga : 

Sinopsis Lasjkar di Tapal Batas-karena sejarah tak sebatas kenangan

Sonia Selvans Pengalaman yang Beda Bermain di Film Lasjkar di Tapal Batas

Theresia Gunawan Bangga Main Film Bertema Perjuangan

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *