I am Hope : Di Mana Ada Keberanian, Di Situ Ada Harapan

I AM HOPE-poster-2

 

POSFILM.COM – Untuk mengukur sebuah film sukses atau tidak, diperlukan beberapa faktor untuk menjadi tolok ukurnya. Meskipun film-film dengan tema yang serupa telah banyak bermunculan sebelumnya, tapi film yang diproduseri oleh Wulan Guritno, Janna Soekasah Joesoef dan Amanda Soekasah ini patut diberi nilai tinggi.

 

Plot Cerita

Mia (Tatjana Saphira) punya kehidupan yang serba bahagia. Sepasang orang tua, Madina (Febi Febiola) berprofesi sutradara teater, dan Raja Abdinegara (Tio Pakusadewo) seorang musisi handal, membuat darah seni menurun pada anak semata wayang mereka.

Meski anak tunggal, namun dalam hidup Mia ada sosok yang selalu hadir sejak ia kecil, kapanpun ia mengininkan sosok tersebut ada, Maia. Tak terpisahkan, bahkan di saat terkelam dalam hidupnya. Maia adalah cahaya dan harapan dalam hidup Mia.

Hidup Mia terasa sempurna, dengan cinta kedua orang tua yang selalu tercurah baginya. Hingga satu waktu datang, ibundanya meninggal dunia setelah divonis kanker yang serta merta merenggut seluruh semangat dan bahagia yang selalu ada dalam keluarganya.

Ayahnya selalu dilanda duka, dan kehidupan sederhana kini harus dijalani mereka berdua, mengingat biaya terkuras untuk pengobatan ibunya terdahulu.
Mia selalu punya mimpi untuk menjadi seperti ibunya. Dan di tengah perjuangan menggapai mimpinya, ia justru bertemu David (Fachri Albar) seorang aktor tetaer yang menjadi teman spesial dalam hidupnya. Tanpa sepengetahuan David, Mia juga menderita kanker, yang lagi-lagi menjadi pukulan berat bagi ayahnya.

David berhasil membuat naskah Mia dibaca oleh produser kondang, Rama Sastra (Aryo Wahab). Dan dengan bantuan mereka berdua, Mia semakin optimis untuk mewujudkan impian besarnya di tengah perjuangannya untuk sembuh dari penyakit. Dengan tekad bulat, meski sempat ditentang sang ayah, Mia tetap gigih mewujudkan mimpi besarnya, menggelar sebuah pertunjukan teater.

Berhasilkah Mia menggapai mimpinya dikala sel ganas di tubuhnya semakin membuatnya lemah? Mampukah David tetap setia mendampinginya setelah tahu keadaan Mia yang sebenarnya? Masih adakah waktu yang tersisa bagi Mia untuk mewujudkan impiannya? Siapakah sebenarnya sosok Maia yang selalu ada dalam hidup Mia?

 

Keberanian Adilla Mengemas Tema Kanker

 

I AM HOPE-Tyo

 

Meski berangkat sebagai sineas debutan, melalui arahannya, Adilla Dimitri sang sutradara, mampu mengemas “I am Hope” menjadi tontontan yang sangat menarik. Dinilai nikmat dari segi visualnya yang sengaja di-setting sedemikian rupa agar pas dengan setting muram kala pukulan bertubi-tubi merenggut kebahagiaan para penderita kanker serta orang terdekanya, namun juga penuh bahagia melihat bagaimana sebuah keberanian untuk bermimpi mampu menjadi harapan dalam bertahan hidup.

Penampakan demi penampakan adegan juga terasa sangat smooth. Visualiasi yang cantik, pesan moral yang tersampaikan dengan baik, serta senimatografi yang penuh artistik, membuat film ini menjadi salah satu karya apik yang wajib diapresiasi.

Meski dengan tema yang telah beberapa kali diangkat oleh para pendahulunya, namun film yang berawal dari gerakan sosial ini, dinilai berhasil mengangkat tema penderita kanker serta perjuangannya tak hanya sebagai film yang menjual tangis semata.

Tio Pakusadewo, aktingnya selalu patut diacungi jempol. Walau bukan menjadi sentral dalam film ini, sebagai sosok ayah, yang istrinya meninggal karena kanker dan anak semata wayang tengah menghadapi sel tumor ganas, pemenang utama pria terbaik Festifal Film Indonesia (FFI) 2010 ini sangat lihai mencuri perhatian. Ia tahu betul potensi yang dimilikinya, dan tercurah penuh pada film yang naskahnya ditulis oleh sang sutradara sendiri bersama Renaldo Samsara.

Deretan nama besar aktor kawakan, dukungan alunan musik dari musisi kondang diantaranya RAN & Yura Yunita serta taburan bintang papan atas yang rela bersedia jadi cameo demi mendukung alur cerita, film yang akan diputar serentak pada 18 Februari 2016 ini sangat layak dikategorikan masuk daftar wajib tonton, khususnya bagi para penyuka film inspiratif.[Lopinta/Dewi/pf]

 

Artikel Terkait :

http://posfilm.com/film-i-am-hope-persembahan-cinta-bagi-pejuang-kanker/

http://posfilm.com/wulan-guritno-lewat-film-i-am-hope-bantu-penderita-kanker/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *