Headshot Jadi Kebangaan Indonesia di TIFF & 7 Festival Internasional

HEADSHOT-2016-HL-PF

POSFILM.COM – Satu lagi karya anak bangsa jadi kebangaan Indonesia dalam ajang bergengsi Toronto International Film Festival (TIFF) 2016. Film bertajuk Headshot tersebut akan diputar di program Midnight Madness dan sekaligus pemutaran di TIFF ini akan jadi world premiere Headshot 9 September 2016 (malam waktu Toronto).

“Kami ingin membagi kabar baik bahwa film Headshot berhasil masuk di ajang festival film kelas internasional yakni Toronto International Film Festival 2016,” tutur Wicky V. Olindo, selaku produser Screenplay Infinite Films, dalam konferensi pers di Plaza Senayan Lounge XXI, Jakarta, pada Kamis (18/7/2016).

TIFF sendiri merupakan festival film internasional yang didedikasikan bagi sinema internasional dan Kanada. Tahun ini, TIFF telah memasuki penyelenggaraan yang ke-41. TIFF adalah salah satu barometer festival film bergengsi di dunia. Dan jika pada tahun 2011 silam salah satu film Indonesia sukses melahirkan film secara komersial yang diawali dari keberhasilan menembus ajang TIFF, maka kini Headshot mencoba mengekor kesuksesan film pendahulunya.

Headshot-foto Lopinta-IMG_0245-PF
Jumpa Pers film Headshot di Plaza Senayan Lounge XXI, Jakarta, Kamis (18/7/2016) /foto: Lopinta-PF

Tak hanya sukses menembus TIFF, nyatanya film bergenre action garapan Mo Brothers, Timo Tjahajanto dan Kimo Stamboel ini sanggup menembus tujuh festival lain sekelas TIFF.

“Sebenarnya tak hanya di TIF, namun Headshot juga sudah dikonfirmasi penayangannya oleh tujuh festival film lainnya. Tapi etikanya, harus pihak panitia mereka yang umumkan dulu, baru kita umumnya ke publik. Yang jelas, ketujuh festival tersebut bagus semua ya. Ini berarti Headshot menjadi sesuatu yang jadi pembicaraan festival-festival di luar negeri,” imbuh Wiki.

Itu sebab, film yang diperankan Iko Uwais, Chelsea Islan, Julie Estelle serta aktor Singapura Sunny Pang ini baru akan diputar di Indonesia pada akhir tahun 2016 ini.

Headshot sendiri bercerita soal kisah lelaki misterius tanpa nama (Iko Uwais) yang sempat alami koma cukup lama hingga akhirnya siuman namun hilang ingatan bersama mahasisiwi kedokteran bernama Allin (Chelsea Islan). Pria misterius tersebut mengalami hilang ingatan dan akhirnya dinamakan Ishmael oleh Allin.

Tak dinyana, kedekatan yang terjalin oleh Ishmael dan Allin justru membawa Allin ke dalam pusaran bahaya, peristiwa pembunuhan serta penculikan. Sebab, kematian Ishmael merupakan suatu hal yang amat didambakan oleh sekelompok mafia bengis pimpinan Lee (Sunny Pang).

Lantas, semua konfrontasi kekerasan yang dialami Ishmael, justru membawakan potongan-potongan puzzle soal kisah masa lalu Ishmael.[]

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *