Hanung Bramantyo Bicara Soal Tubuh Perempuan Lewat “Kartini”

Kartini-Konpress-07 2016-foto Lopinta-PF-3

 

POSFILM.COM – Sutradara Hanung Bramantyo coba menyuarakan soal kebebasan perempuan atas tubuh dan dirinya melalui film “Kartini”.

” Saya mencoba menggunakan Kartini untuk bicara sesatu yang besar, khususnya soal perempuan,” ujar Hanung, dalam konferensi film tersebut, di Djakarta Theater XXI, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Menurut Hanung, dirinya cukup kaget dengan keadaan perempuan di masa kini, terutama soal kekerasan pada perempuan.

“Sampai sebegitunya perempuan termanjinalkan di tengah situasi Indonesia dan dunia yang sudah sangat maju ini,” imbuhnya.

“Dari dulu sampai sekarang, perempuan melihat tubuh bukan miliknya. Tapi milik orang lain, milik culture, milik agama, yang harus dipersembahkan.”

Itu sebab, berdasarkan pada pemahamannya tersebut, Hanung teringat akan sosok R.A. Kartini yang pada masanya, imbuhan ‘Raden Ajeng’ merupakan identitas eksternal pada tubuh perempuan agar lebih berharga.

“Sekarang diganti, perempuan saleha, perempuan muslimah, istri saleha, pengusaha mandiri, tapi enggak pernah Dian Sastrowardoyo ya Dian tanpa embel-embel keartisannya,” tutup Hanung.

Berangkat dari pemahamannya tersebut, Hanung tergerak untuk menyelesaikan produksi film biopiknya itu yang mengangkat perjuangan pahlawan emansipasi Indonesia, Kartini.

Baca Juga : Hanung Bramantyo Film Biopik Ibarat Gali Harta Karun

Film KARTINI-Konpress-foto Lopinta-PF-07 2016-1

Rencanya film biopik produksi Legacy Pictures ini resmi tayang pada April 2017 mendatang.

‘Kartini’ dibintangi Dian Sastrowardoyo (Kartini), Acha Septriasa (Roekmini), Ayushita (Kardinah), Ngasirah (Christine Hakim), Adinia Wirasti (Soelastri), Reza Rahadian (R.M Panji Sosrokartono), Deddy Sutomo (R.M Aryo Sosroningrat) serta Denny Sumargo (R.M Slamet).[]

 

Baca Juga :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *