“Gunung Kawi” Film Urban Legend, Tunggu Jadwal Tayang

gunung-kawi

POSFILM.COM – “Gunung Kawi”, satu lagi karya dari DFM pictures yang telah siap produksi dan akan meramaikan industri film tanah air. Sebuah film karya sutradara Nayata Fio Nuala ini bergenre Horor Faktual, “aliran” yang disukai sang produser Shanker RS.

Selain mengangkat legenda tempat pesugihan mencari kekayaan dengan jalan singkat, keistimewaan film ini lantaran proses syuting dilakukan di lokasi-lokasi “terlarang” di Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.

Film ini bercerita tentang sekelompok anak muda yang berusaha menyelamatkan ayah dari salah satu teman di antara mereka yang mendapatkan teror gaib akibat pesugihan dengan makhluk dari dunia lain di Gunung Kawi.

Gunung Kawi merupakan tempat wisata ritual yang sudah terkenal dan sudah banyak membuat orang di Indonesia menjadi “Kaya Raya”. Bahkan telah banyak pengusaha papan atas Indonesia yang namaya tertera di daerah tersebut.

Selain banyak dari dalam negeri, pemuja ritual ini juga banyak yang datang dari luar negeri untuk meminta kekayaan disini. Sering kali kita melihat etnis tertentu di Indonesia yang sangat kaya raya, namun ada salah satu anggota keluarganya yang cacat.

Dari cerita orang di sekitarnya, kecacatan itu lantaran dia menjadi “tumbal” dari sebuah perjanjian dan ritual di Gunung Kawi, apakah benar kenyataannya seperti itu?

Film ini juga menggambarkan bagaimana realita mistis serta adat setempat yang tertuang dalam adegan film yang juga tak luput dari unsur mistis faktual. Para artis dan kru banyak mengalami hal-hal yang gaib di lokasi syuting, sehingga mereka selalu kumpul bersama dan tidak berani menyendiri.

“Proses shooting film ini dilakukan di lokasi asli di Gunung Kawl yang terkenal angker. Salah satu cerita misteri yang cukup popular dan menjadi kepercayaan di masyarakat sekitar gunung,” ujar Shanker.

Sutradara Nayato menerima tawaran menggarap film ini setelah melakukan survey terlebih dehulu. Dia kaget dengan antusias masyarakat yang penasaran dengan film ini. Kekuatan film ini selain dari judulnya, mistisnya, dan juga kepercayaan masyarakat yang sangat berbeda dengan film horor lainnya juga ditunjang dari kekuatan para pemainnya scperti Roy Marten, Rom Fivia, Maxime Bouttier, Indra Birowo, Jordi Onsu, Shyalimar Malik, Laras, Syerinita dan lainnya.

Sang produser, Shanker berusaha mengikat kedekatan para penonton dengan cara memperlihatkan bagaimana kisah misteri yang tertuang dalam film ini dengan membawa mitos setempat, tentunya film ini dapat menjadi icon baru tanah air yang juga mempunyai nilai histori mistis “urban legend”.

Penonton juga direfresh kembali dengan soundtrack film ini yang beijudul “Aku Tak Biasa”, lagu almarhum Alda Risma dan kemudian dikemas menjadi terkesan “horor” yang akan membuat penonton hanyut dalam suasana mistis.

Film “Gunung Kawi” sudah seleesai produksinya dan saat ini hanya menunggu jadwal tayang serentak serta jumlah bioskop dari pihak XXI. Shanker yakin bahwa pihak XXI akan berlaku adil dan membetikan jadwal secepatnya serta jumlah layar yang banyak.

Belum lama ini Shanker sempat beraudiensi dengan Komisi IX DPR untuk menyampaikan keprihatinannya tentang perlakuan serta aturan tata edar film yang berbeda antara satu PH dengan PH yang lainnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *