Film Senjakala di Manado (2016) : 100 Persen Rasa Manado Tentang Cinta dan Keindahan Tomohon

Senjakala di Manado-pf-1

POSFILM.COM – Ditengah bangkitnya perfilman nasional tahun 2016 ini, hanya segelintir saja sineas dan produser yang mau mengangkat cerita asli Indonesia, atau pun setidaknya mengeksplore keindahan alam serta keunikan budaya Indonesia.

Justru kebanyakan mereka ‘bangga’ mempertontonkan susana dan keindahan kota ataupun tempat wisata di luar negeri, sedangkan ceritanya tidak jauh berbeda dengan FTV bahkan terkadang cerita FTV jauh lebih menarik.

‘Senjakala di Manado’ adalah satu dari sedikit film layar lebar yang 100 persen syuting di Indonesia dan mengeksplore keindahan alam serta budaya Indonesia, khususnya Manado.

Ada sekitar 60% lokasi shooting film ini, ada di kota Tomohon. Yakni Tempat wisata Bukit Doa, Danau Linouw, Puncak Rurukan, Gunung Lokon, Gunung Mahawu, serta masih banyak lagi tempat yang indah yang di miliki oleh kota Tomohon.

Film bergenre drama ini disutradarai oleh Deni Pusung, dan naskah filmnya ditulis oleh Rahabi Mandra dan Kevin Anderson untuk rumah produksi Marapati Production,

Film yang rencananya akan bisa di tonton akhir tahun ini, dibintangi artis-artis Kawanua antara lain Mikha Tambayong, Rima Melati, Ray Sahetapy, Fero Walandouw, Remmy Sylado.

Film ‘Senjakala di Manado’ yang diproduseri oleh Ina Limbong Riung ini mengusung spirit Aku Cinta Indonesia merupakan negeri yang kaya akan budaya, panorama yang indah terbentang hampir di seluruh kawasan kepulauan

Senjakala di Manado’ yang rencananya berdurasi 90 Menit dengan genre drama komedi, juga menampilkan penyanyi Once Mekel yang mengisi  soundtrack film ini.

Sinopsis

‘Senjakala di Manado’, detail sinopsis film ini memang masih dirahasikan. Namu sedikit bocoran, film ini ceritanya mengisahkan konflik tiga generasi, yaitu oma, orangtua, anak dan cucu. Ketika cinta anak muda diperhadapkan persoalan tradisi, kultur dan keluarga.

Cinta memang tak pandang usia, ras/golongan, maupun derajat kehidupan manusianya. Cinta dalam pengertian asmara menjadi masalah ketika cinta terbentur pada rasa, di sinilah kadang logika tak berdaya. Rasa yang berbicara. Kasih sayang semata menjadi pemenangnya.

Walaupun ‘basic story’ film ini bukan sesuatu yang baru, namun hingga kini cerita seperti itu masih terus terjadi dalam kehidupan nyata. Film ‘Senjakala di Manado’ menjadi beda bahkan spesial karena dikemas dalam 100 persen ‘rasa Manado’. Sehingga film ini baik menjadi tontonan semua masyarakat Indonesia, tidak hanya orang-orang Manado, karena melalui film ini kita dapat melihat keindahan Kota Manado dan Kota Tomohon, juga dapat mengenal budaya masyarakat Manado.

 

Detail Crew and Cast Film Senjakala di Manado (2016) 

Judul Film : Senjakala di Manado – Jenis Film : Drama, Komedi – Durasi : 96 menit – Sutradara : Deni Pusung – Penulis : Rahabi Mandra, Kevin Anderson – Produser : Ina Limbong Riung – Produksi : Marapati Production – Pemain : Mikha Tambayong, Rima Melati, Ray Sahetapy, Fero Walandouw, Remmy Sylado – Rilis : TBA Desember 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *