Film Impian 1000 Pulau, Mewariskan Kearifan Merawat dan Memanfaatkan Alam Kepada Anak-Anak

Film Impian 1000 Pulau_2018_Didang_2_pf

POSFILM.COM Manusia lahir dan terus berketurunan, serta alam dan lingkungan diperlukan bagi kelanjutan hidup manusia. Karena kebutuhan manusia akan pangan, sandang, papan dipenuhi oleh alam. Bagaimana anak cucu dan keturunan manusia selanjutnya bila alam: hutan, tanah, sungai dan laut rusak.

Melalui film yang menggambarkan kehidupan keluarga nelayan di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kesadaran untuk menjaga dan merawat kekayaan alam dan lingkungan itu dituturkan melalui tokoh dan peran dalam film ‘Impian 1000 Pulau’.

Eksekutif produser Ivone Zakaria menjelaskan, tujuan pembuatan film untuk mencari dana yang akan digunakan untuk membantu memperbaiki lingkungan dan usaha masyarakat Kepulauan Seribu.

Menurut Ivone, dari setiap penonton yang menyaksikan film berarti telah menyumbangkan satu batang pohon mangrove, yang akan ditanam di pesisir pantai Kepulauan Seribu.

“Target kami 1 juta pohon.  Jadi harapannya akan ada sejuta penonton yang menyaksikan film ini,” tambah Ivone yang ditemui di Jakarta, Senin (11/11).

Film Impian 1000 Pulau_2018_Didang_1_pf

Ditambahkan Ivone, hasil dari pengumpulan dana itu akan kita gunakan untuk mengembangkan usaha masyarakat. Di sana ada berbagai olahan kuliner yang kita coba angkat. Kita pernah membawa koki dari hotel bintang lima untuk mengajari masyarakat memasak tanpa menggunakan penyedap.

Kalingga Lion Club mengadakan nobar film “Impian 1000 Pulau” bersama 500 siswa-siswi masdrasah Al Fakhiriyah, di CGV Blitz Slipi Jaya Jakarta. Dan sore harinya juga akan diadakan nobar dengan siswa Khadijah Islamic School.

“Impian 100 Pulau” mengisahkan tentang seorang anak nelayan yang bercita-cita menjadi pembuat film. Sang ayah tidak setuju karena menganggap itu usaha yang sia-sia.

Gubernur Lions Club Distrik 307-A1 Silvyana Murni menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan produser film “Impian 1000 Pulau” untuk membantu usaha warga penanaman mangrove di Kepulauan Seribu.

“Kepulauan Seribu bagian dari Jakarta. Kita harus punya keperdulian. Mangrove harus tumbuh, tidak boleh ada pengeboman ikan, kita didik masyarakat untuk mengolah makanan sehat,” katanya.

Film Impian 1000 Pulau_2018_Didang_3_pf

Presiden Kalingga Lion Club Tjut Syahna mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan Kalingga adalah untuk mendorong pertumbuhan pariwisata Kepulauan Seribu.

“Kalau Singapura punya Sentosa Island, kita punya Kepulauan Seribu, salah satu tujuan wisata yang dicanangkan sebagai salah satu dari 10 Bali Baru.Kita bukan hanya menanam mangrove, tetapi juga mendorong masyarakat tidak menggunakan hairspray dan sedotan plastik. Ini adalah pengabdian organisasi,” paparnya.

Film yang mengajak para generasi muda untuk lebih mencintai bangsa Indonesia ini disutradarai oleh pelajar SMA, menggunakan dana sumbangan dari berbagai pihak.Remaja muda bertalenta ini berhasil menciptakan sebuah film yang bertujuan untuk mempromosikan wisata khususnya di Kepulauan Seribu. [PF/DidangP. Sasmita]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *