Film Besutan Tyo Pakusadewo “Pantja-Sila” Ternyata Lahir di Sebuah Kedai Kopi

Pantjasila-film dokudrama

POSFILM.COM – Sebuah film dokumen drama yang mereka ulang pidato ikonik Ir. Soekarno bertajuk “Pantja-Sila : Cita-Cita & Realita” (PSCCDR) nyatanya lahir dari sebuah kedai kopi.

Film PSCCDR merupakan film dokumenter yang terinspirasi dari pidato Bung Karno kala mencetuskan dasar negara Republik Indonesia, Pancasila.

“Awalnya saya ditawari buku seharga 2 juta rupiah berjudul ‘Menjalankan Amanat Penderitaan Rakyat Jilid 1”, cerita Tyo Pakusadewo dalam konferensi pers film tersebut di Lobby Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Kemudian, karena tertarik dengan jalan cerita dalam film tersebut, Tyo pun memutuskan untuk memvisualisasikannya ke dalam bentuk film.

“Saya tertarik soal pembahasan pidato 1 Juni 1945. Lalu saya cari partner (untuk buat film). Akhirnya ketemulah sama Tino Saroengallo (produser film tersebut),” imbuh Tyo.

 

Pantjasila-konpres-foto Lopinta-PF-06 2016
Tyo, Tino dan para pendukung film Pantja-Sila saat Konferensi Pers di Lobby Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (2/6/2016) /foto: Lopinta-PF

“Kami janjian ketemuan di salah satu kedai kopi di Pondok Indah Mall. Lalu Tino telepon rekannya, sambil bilang ‘Ini ada orang gila depan gue mau bikin film tapi enggak punya dana”, cerita Tyo Pakusadewo memeragakan gaya bicara Tino.

Berawal dari obrolan ringan di kedai kopi tersebut, akhirnya lahirlah film PSCCDR yang diproduseri oleh Tino Saroengallo dan digarap setelah diperankan oleh Tyo Pakusadewo.

Film berdurasi 79 menit ini akan membawa penonton kembali mendengar dan menyaksikan pidato Bung Karno yang begitu hidup dan menggelorakala mencetuskan Pancasila.

Film ini sendiri diputar pertama kali secara khusus di Jakarta pada 2 Juni 2016 dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Pancasila. Nantinya, film ini akan diputar di bioskop-bioskop tanah air pada 17 Agustus mendatang.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *