Film Bangkit, Buat Ahok Teringat DKI Jakarta Dibawah Pimpinan Jokowi & Dirinya

Ahok-nonton Bangkit-foto Lopinta-08 2016-4

POSFILM.COM – Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama sang DKI 1 punya pengalaman menarik usai menyaksikan film Bangkit. Pasalnya, film tersebut mengingatkan dirinya akan Jakarta dibawah pimpinan Joko Widodo serta dirinya, yang kala itu masih menjabat Wakil Gubernur.

Hal ini diutarakan Ahok usai nonton bareng film Bangkit di Epicentrum XXI, Jakarta pada Jumat (12/8/2016).

“Nah waktu itu kami masuk  ke (dalam pemerintahan) Jakarta Mei 2012. Saya mengatakan, ada sabotase karena kami berdua, saya dan Pak Jokowi dikatakan kami enggak pernah membuka pintu (Kanal Banjir Barat),  kurang ajar enggak?,” tutur Ahok.

Ahok-nonton Bangkit-foto Lopinta-PF-08 2016-5
Ahok usai nonton bareng film Bangkit di Epicentrum XXI, Jakarta pada Jumat (12/8/2016) /Foto: Lopinta-PF

“Jadi mereka secara sengaja membiarkan pintu air tertutup, jadi air secara sengaja masuk Kanal Banjir Barat, masuk melintasi tanggul Latuharhari, jebol lah. Makanya saya bilang ini sabotase sebenarnya, tapi halus,” imbuh sang DKI 1 tersebut.

Ahok pun menjelaskan sedikit soal sejarah penanggulan bencana banjir Jakarta sejak zaman Belanda.

“Jadi sungai Ciliwung itu, kalau (bendungan) Katulampa siaga satu, pasti istana dan Kota itu tenggelam, karena airnya begitu besar, Menteng semua tenggelam. Tapi Belanda lalu membuat Ciliwung baru, itu yang kita kenal dengan nama Kanal Banjir Barat.”

“Kenapa kalau Ciliwung ini baru siaga satu, Kanal Banjir Barat, Manggarai, harus dibuka pintunya? Kenapa? Karena Kanal Banjir Barat jebol tanggulnya.”

Ahok pun menuturkan, sejak kejadian sabotase yang dialaminya dalam pemerintahan Jakarta dibawah pimpinannya bersama Jokowi, yang kini merupakan orang nomor satu Indonesia tersebut, ia mulai mempelajari keadaan dan terus memperbaiki kondisi penanggulangan bencana banjir Jakarta.

“Sejak kejadian itu, kita pelajari, kita mulai beresin Waduk Pluit. Makanya sekarang kamu enggak pernah lihat Manggarai siaga 1 kan, padahal hujan sekarang lebih lebat. Karena saya perintahkan pintunya buka terus, enggak perlu ditutup.”

Kemudian, ia turut menceritakan soal proyek terbarunya demi kebaikan Jakarta.

“Nah, setelah waduk aman, sekarang kita lagi kerjakan tanggul, termasuk kasus yang lagi ribut-ribut pasar ikan, Luar Batang itu. Kita bangun tanggul 3,8 meter, bukan 2,8 meter. Jadi dibanding yang bawah 1 meter, ini 5 meter lebih tingginya,” tutup Ahok.[]

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *