Ferry Musidan Baldan Hadirkan Chrisye Lewat Buku

Ferry Mursidan Badan-10 tahun buku Chrisye-pf-didang-1

POSFILM.COM – Sepuluh tahun sudah penyanyi Chrisye berpulang. Tepatnya 30 Maret 2007. Kesetiaan para penggemar terhadap biduan pria kelahiran Jakarta, 16 September 1949 tak pernah surut. Salah satu penggemar militan dan loyal terhadap Chrisye adalah Ferry Mursidan Badan, politisi dan mantan Menteri Agraria.

Di setiap tanggal kelahiran maupun kepergian  Chrisye , Ferry selalu meluangkan waktu berziarah ke makam almarhum. Setelah itu, ia dan pengemar Chrisye pergi ke sebuah kafe untuk minum kopi dan mendengarkan dan menyanyikan lagu-lagu almarhum.

”Kegiatan begini sebaga ekspresi kami menyatukan kangen pada Chrisye. Dari sini kemudian terbentuklah Komunitas Kangen Chrisye atau K2C,” ujar Ferry yang ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, minggu lalu.

Pada peringatan wafatnya sang idola, Ferry menerbitkan buku berjudul 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi; Ekspresi Kangen Penggemar.

Buku ini memperlihatkan betapa kuatnya nama Chrisye di jagat musik Indonesia. Meskipun sudah 10 tahun wafat, lagu-lagu Chrisye tetap laris didaur ulang. Bahkan, sebuah film cerita tentang penyanyi bertubuh kurus jangkung ini segera dirilis di tahun ini.

Ferry Mursidan Badan-LAUNCHING BUKU 10 TAHUN CHRISYE-pf-didang

Ferry mengaku, apa yang dilakukannya selama ini sesungguhnya tidak sedang ingin mengkultuskan Chrisye.

”Kami merasa tidak rela jika Chrisye hilang begitu saja ditelan waktu. Kami ingin berbicara bahwa bangsa ini perlu menghargai dan menghormati seorang Chrisye yang boleh dianggap sebagai pahlawan di bidang musik Indonesia meski sudah tidak bersama kita. Dan, lewat buku ini ingin menghadirkan Chrisye, bagi penggemar Chrisye,” ungkap Ferry yang malam itu mengenakan kaos berlengan panjang berwarna hitam bertuliskan 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi.

Isi buku 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi; Ekspresi Kangen Penggemar, ini terhitung unik dan sangat personal dari seorang penggemar. Karena Ferry mengumpukan catatan yang terserak di beberapa media tentan Chrisye sepanjang 10 tahun setelah ia wafat, kemudian dijadikannya bagian dari isi buku.

“Buku yan saya terbitkan sekarang ini sebagai penyempurnaan dari buku berjudul Chrisye Kesan di Mata Media dan Fans yang saya terbitkan bertepatan dengan peringatan lima tahun wafatnya Chrisye 30 Maret 2012,”jelas Ferry, penggemar Chrisye, dan politisi.

“Kita bicarakan Chrisye, di sini. Yang itu, lain ruang da waktunya,” tandasnya. [*PF/Didang P. Sasmita]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *