‘ACTION’ Program Kerja Marcella Sebagai Ketua Parfi 1956

marcella-zalianty-pf-1

POSFILM.COM – Marcella Zalianty yang resmi telah terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 1956, dalam menjalankan tugas-tugasnya kedepan dan juga program kerjanya, dirinya yakin dengan doa dan kerjasama banyak pihak, apa yang ingin dicapai ke depan bisa terlaksana.

PARFI 1956 adalah sebuah gerakan penyelamatan Parfi yang ingin mengembalikan wadah para artis film ini ke rohnya semula saat pertama kali terbentuk. Mengembalikan marwah organisasi PARFI ke masa pembentukannya, yakni pada 1956.

Marcella terpilih menjadi Ketua Umum setelah mengalahkan Ray Sahetapy dalam sebuah musyawarah kekeluargaan organisasi PARFI 1956, yang diadakan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (1/10/2013).

Baca Juga : Musyawarah PARFI 1956, Marcela Zalianty Terpilih jadi Ketua Umum

Usai dinyatakan sebagai Keua Umum PARFI 1956, Mercella pun langsung mengemukakan program kerja langkah awal kepemimpinanya. Dirinya akan menjalankan program ACTION, untuk membangun PARFI yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Action adalah nama program yang diusungnya yang  merupakan singkatan dari active, creative, toward, innovative, organize, dan nasionalism.

“Saya akan jalankan ACTION. Kenapa action? A nya itu active, C itu creative, T itu toward, I itu innovative, O itu organize, dan N itu nasionalism. Jadi PARFI lebih baik dan nggak sekedar omongan belaka,” jelas Marcella Zalianty.

Dengan program ‘ACTION’ tersebut, dirinya berharap seluruh insan perfilman Tanah Air bisa bersatu kembali. Agar organisasi yang dipimpinnya semakin berkembang. Tentunya keinginan itu bisa terwujud dengan dukungan semua pihak.

Marcella juga ingin meningkatkan lagi akting para aktor dan artis Indonesia, agar bisa mencetak pelakon seni yang berkualitas serta berwawasan luas.

“Susun struktur organisasi dulu. Yang pasti ke depan kami ingin punya database. Parfi juga harus bisa berikan perlindungan, peningkatan kompetensi, lalu turut berikan ruang dalam ekonomi kreatif, eksplor kreativitas,” papar Marcella.

Salah satu contohnya adalah peningkatan kualitas para anggota Parfi dengan menggunakan jasa pelatih acting, tapi juga tetap didampingi tokoh dan aktor senior Tanah Air. Pelatihan untuk mengasah kemampuan itu nantinya dilakukan secara rutin. tidak hanya berikan pendidikan akting, melainkan juga wawasan yang baik.

“Ini jadi tanggung jawab terberat saya. Semuanya punya kecintaan, idealisme, goals masing-masing. Namun, dengan dukungan senior dan niatan baik, saya insya Allah optimis membangun dengan action,” tegasnya.

Marcella ingin Parfi 1956 bisa betul-betul beraksi melakukan perubahan agar tetap menjadi wadah. Ia berharap, yang mengisi struktur organisasi dan para anggota Parfi 1956 dapat menjadi tim kompak dengan tujuan yang jelas.

“Harapan saya yang terakhir bahwa gerakan dan semangat Parfi 56 bisa menjadi pemersatu,” tandas Marcella.

Semangat Marcella kiranya dapat terwujud kedalam ‘action’ yang nyata, tidak menjadi sekedar slogan atau tulisan indah sebuah rencana program kerja.

Semangat Marcella, semangat seluruh pengurus dan juga anggota Parfi 1956, kiranya benar dapat sebagai pemersatu seluruh insan perfilman tanah air. Dan juga yang tak kalah pentingnya adalah dapat melahirkan karya-karya film yang semakin baik dan bagus, termasuk juga aktor-aktirsnya dan seluruh pekerja film.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *