9 Film Indonesia Baru Tayang Januari 2016

9 Film Indonesia Tayang Januari 2016

POSFILM.COM – Di Bulan Januari 2016, sepengamatan posfilm.com ada 9 Indonesia terbaru yang telah dijadwalkan tayang sepanjang bulan ini di bioskop nasional. Meski sudah lewat masa liburan, bulan Januari 2016 rupanya tetap diwarnai oleh film-film produksi dalam negeri yang mengusung ragam tema dan genre, yang siap menarik perhatian para pengunjung bioskop dan khususnya pecinta film Indonesia.

Pada bulan ini, publik akan disuguhi film-film bergenre favorit, seperti drama, horor, dan roman religi. Selain itu, ditawarkan juga genre yang cukup jarang diproduksi di Indonesia, seperti thriller slasher dan animasi. Berikut preview dan trailer film-film tersebut.

1. TAUSIYAH CINTA

Film drama roman religi ini bercerita tentang seorang pemuda dengan kegalauan hati berkepanjangan dalam hidupnya yang menemui pencerahan lewat persahabatan dan cinta dari dua orang pembaca Al-Quran. Film garapan Humar Hadi yang menampilkan sederet pemain baru ini saat ini sedang tayang di bioskop sejak 7 Januari 2016.

2. WANITA BERDARAH

Film drama thriller dengan latar profesi buruh migran Indonesia di Taiwan ini menceritakan seorang wanita yang memiliki dendam terhadap sindikat gelap yang telah menghancurkan dirinya dan wanita-wanita malang lainnya. Film garapan Alip Santosa yang dibintangi Cinta Dewi dan Zack Lee ini juga saat ini sedang tayang di bioskop sejak 7 Januari 2016


3. MULTIVERSE: THE 13TH STEP

Film bergenre horor ini megisahkan sekelompok remaja yang hendak mengungkap misteri di balik barang-barang peninggalan di sebuah ruang bawah tanah rumah yang baru ditinggali oleh salah satu dari mereka. Film arahan Alfrits John Robert yang dibintangi Olivia Jensendan Rendy Kjaernett ini sudah tayang mulai 7 Januari.

4. MUSIK UNTUK CINTA

Dengan tagline “terima kasih musik Indonesia”, film bergenre drama komedi musikal ini mengisahkan perjuangan seorang pemuda sederhana dalam meraih cita-cita di kota besar. Film yang memakai lagu-lagu populer Indonesia garapan Enison Sinaro ini dibintangi Ian Kasela, Arumi Bachsin, Soimah, Ferry Ardiansyah, Argo, Niniek L. Kariem, hingga mendiang Didi Petet. Film ini akan tayang mulai 14 Januari 2016.

5. MIDNIGHT SHOW

Teror berdarah menimpa sebuah bioskop yang memutarkan sebuah film kontroversial pada tengah malam. Film horor slasher garapan Ginanti Rona Tembang Asri ini dibintangiAcha Septriasa, Ratu Felisha, Ganindra Bimo, Gandhi Fernando, Gesata Stella, dan lain-lain. Film ini tayang di bioskop mulai 14 Januari 2016.

Naya (Acha Septriasa), Juna (Gandhi Fernando), Sarah (Ratu Felisha) dan seluruh pengunjung bioskop terlibat dalam misteri pembunuhan di sebuah bioskop tua pada tayangan tengah malam (midnight).

Pembunuhan terjadi saat bioskop sedang memutarkan film kontroversial tentang seorang anak umur 12 tahun yang membunuh dan memutilasi seluruh keluarganya.

Midnight Show movie is available in English Subtitle.

Jenis Film : Drama, Thriller, Action
Produser : Ramesh Hasmana, Laura Karina
Sutradara : Ginanti Rona Tembang Asri
Penulis : Husein Atmodjo
Produksi : Renee Pictures

6. SAWADIKAP

Jalan-jalan ke Bangkok, Pulang Pulang bawa Setan … !!

Sawadikap, sebuah film horror Indonesia produksi Unlimited Production, yang siap tayang di bulan Januari 2016. Film arahan sutradara Andreas Sullivan dan di bintangi oleh Zaky Zimah, Kiky Drajat, Lionil Hendrik.

Ocep ((Zaky Zimah) mendapat tiket liburan ke Thailand untuk 3 orang. Bersama sahabatnya Bryan (Kiki Drajat) dan Ariel (Lionil Hendrik) mereka pun berangkat ke Thailand.

Sesampainya di sana, rupanya sedang ada perayaan Pee Ta Khon, yakni sebuah perayaan adat Bangkot dimana arwah orang yang sudah meninggal turun kembali ke bumi.

Para arwah hanya punya waktu sebelum perayaan selesai, untuk harus kembali ke alam roh. Jika mereka gagal pulang, maka ia akan terperangkap di bumi.

Ariel dan kawan-kawan bermain terlalu riang, hingga tak sadar merusak sebuah sesajen. Walaupun sudah diperingatkan, tetapi mereka tidak menganggapnya terlalu serius.

Phon (Ilona Cecilia), arwah seorang wanita cantik yang tidak bisa kembali ke alam roh karena sesajennya yang terusak oleh Ariel.

Saat mereka berita kembali ke Jakarta, Ariel kaget saat mendapati Phon juga ada di Jakarta. Ariel menganggap itu semua suratan takdir, mungkin memang berjodoh.

Namun Ariel harus merahasiakan keberadaan Phon dari Atun (Melni Ricrdo), kakak perempuan Ariel, karena Atun sangat melarang kalau ada perempuan tinggal di rumahnya.

Bryan merupakan orang pertama yang menyadari bahwa Phon adalah arwah yang terjebak di bumi. Bryan dan Ocep berusaha memisahkan Phon dari Ariel, bahkan mereka menghubungi Suhu No ((Joe Project P) untuk membantu mengusir Phon.

Sanggupkah Suhu No mengusir Phon dari kehidupan Ariel? Apa yang dilakukan Brya dan Ocep untuk memisahkan Ariel dan Phon? Bagaimana kelanjutan hubungan Ariel dan Phon? Film ini rencana tayang pada 14 Januari 2016.

7. Petualangan Singa Pemberani: Atlantos

Tokoh animasi yang berasal dari produk es krim ini memulai petualangan ke wilayah kutub bumi. Paddle Pop dan kawan-kawan kini harus berjuang menghalangi niat jahat Jenderal Khan yang ingin menghancurkan daratan. Film ini diisi suara oleh selebriti terkenal Indonesia, seperti Giring ‘Nidji’, Yuki Kato, hingga Oka Antara. Film ini akan ditayangkan mulai 21 Januari.

8. SURAT DARI PRAHA

Film drama terbaru dari sineas Angga Dwimas Sasongko ini mengangkat kisah pencarian seorang wanita muda terhadap sosok yang pernah berarti bagi ibunya, dan membawanya kepada seorang pria eksil politik Indonesia di kota Praha, Republik Ceko.

Film yang dibintangi Julie Estelle, Tyo Pakusadewo, Rio Dewanto, dan Widyawati ini berkisah tentang kekuatan memaafkan dan upaya untuk berdamai engan sisi gelap masa lalu. Film ini terinspirasi dari kisah kehidupan para pelajar Indonesia di Praha yang tidak bisa kembali pulang ke tanah air, akibat perubahan situasi politik dalam negeri tahun 1966, dan dengan menjadikan karya music Gleen Fredly sebagai salah satu elemen utama cerita.

Atas desakan keadaan, Larasati (Julie Estelle) terpaksa memenuhi wasiat ibunya, Sulastry (Widyawati) untuk menghantarkan sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya (Tio Pakusadewo) di Praha.

Larasati tumbuh dan dibesarkan di tengah kehidupan keluarga yang tidak harmonis, keadaan itu membuat hubungan Larasati dengan ibunya tidak pernah benar-benar baik. Pertemuannya dengan Jaya yang ternyata adalah mantan tunangan ibunya, seseorang yang gagal memenuhi janjinya untuk kembali puluhan tahun silam akibat perubahan situasi politik membuat Larasati mengetahui akar persoalan yang sebenarnya.

Larasati menuding Jaya dan surat-surat yang pernah dikirimnya sebagai penyebab ketidakharmonisan keluarganya, situasi yang membawa akibat buruk bagi hidupnya. Jalan tidak diam untuk menerima disalahkan oleh Larasati, dan Jaya terpaksa menjelaskan apa yang baginya telah ia ikhlaskan.

Mampukah Jaya menjalani sisa hidupnya tanpa rasa bersalah? Dan, apakah Larasati mampu kembali percaya bahwa cinta sejati itu ada? Film akan mulai tayang pada 28 Januari 2016.

9. JINGGA

Film “Jingga” digarap oleh rumah produksi Lola Amaria Production merupakan film drama Indonesia. Tidak hanya bertindak sebagai produser, Lola Amaria juga menyutradarai langsung film ini. Sedangkan naskah filmnya ditulis Gunawan Raharja bersama Lola Amaria.

Film “Jingga” berkisah tentan 4 remaja tunanetra yang begitu luar biasa yang bertemu dalam dunia tanpa cahaya. Film ini juga bercerita tentang kisah seorang ibu yang berjuang membantu anaknya untuk dapat menemukan kembali kegembiraannya setelah di vonis buta.

Di SLB, Jingga berteman dengan Marun, Mila dan Magenta. Dari tiga sahabat barunya inilah yang menunjukkan pada Jingga sebuah realita bahwa mereka bisa mandiri sekalipun memiliki kekurangan dalam penglihatan.

Mereka membentuk grup musik dan mempersiapkan rekaman untuk mengikuti sebuah kompetisi music.

Mampukah Jingga melalui semua tantangan dan kembali menemukan semangat dalam hidupnya? Akan kah kembali cahaya hidup Jingga yang sudah bertahun-tahun hilang?

Film “Jingga” rencananya akan tayang pada Januari 2016. Film ini dibintangi oleh Aufa Dien Assegaf, Ray Sahetapy, Keke Soeryokusumo, Hifzane Bob dan Nina Tamam. Film ini juga sudah disertai dengan teks dalam bahasa Inggris. [Wyn GoLand]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *